Pemerintah Thailand menggelar penyuluhan masif ke desa-desa agar warga tidak dehidrasi. Negeri Gajah Putih sedang mengalami gelombang panas yang sebelumnya menyapu India dan Pakistan.
Channel News Asia melaporkan, Jumat (29/4), sepanjang April udara siang hari konstan di kisaran 40 hingga 44,3 derajat celcius.
Badan Meteorologi Thailand menyatakan suhu udara sudah melewati batas aman. Dari perkiraan sementara, gelombang panas ini akan bertahan hingga beberapa bulan ke depan.
Para penyuluh mengimbau warga menghindari aktivitas di luar rumah jika tidak diperlukan. Anak-anak juga diminta menjauh dari pantai, danau, atau empang saat siang hari.
Belum diketahui terkait gelombang panas atau tidak, namun sebulan terakhir kasus anak tenggelam saat berenang meningkat di Thailand. Dilaporkan 135 anak tenggelam saat bermain air di luar ruangan.
Suhu panas seterik ini pertama kalinya melanda Thailand sepanjang 65 tahun terakhir. Gelombang panas ini dipicu oleh El Nino, sekaligus menyebabkan kekeringan terburuk dalam beberapa dekade di seluruh Thailand. Negara tetangga seperti Kamboja, juga telah menyalahkan cuaca panas atas kematian gajah terlatih mereka yang biasa membawa wisatawan di kompleks kuil Angkor Wat yang terkenal.