Puing di La Reunion dipastikan MH370, keluarga korban histeris

Mereka langsung mendatangi kantor Malaysia Airlines baik di China maupun Malaysia untuk meminta kejelasan.

Nanda Farikh Ibrahim
Puing di La Reunion dipastikan MH370, keluarga korban histeris
Bao Lanfang (tengah), yang anak dan cucunya ikut dalam penerbangan Malaysia Airlines MH370 histeris saat hendak menggelar protes di depan Kantor Malaysia Airlines di Beijing, China, Kamis (6/8). Otoritas Malaysia memastikan puing mirip sayap pesawat yang ditemukan di Pulau La Reunion pada beberapa hari lalu adalah bagian dari reruntuhan Malaysia Airlines MH370 yang hilang sejak 8 Maret 2014 lalu. ©REUTERS/Jason Lee
1 dari 6 halaman
Puing di La Reunion dipastikan MH370, keluarga korban histeris
Kepastian tersebut membuat keluarga korban baik syok dan histeris. Banyak dari mereka yang mendatangi kantor Malaysia Airlines baik di China maupun Malaysia untuk meminta kejelasan. ©AFP PHOTO/GREG BAKER
2 dari 6 halaman
Puing di La Reunion dipastikan MH370, keluarga korban histeris
Keluarga korban tampak menangis saat hendak menggelar protes di depan Kantor Malaysia Airlines di Beijing, China, Kamis (6/8). ©REUTERS/Jason Lee
3 dari 6 halaman
Puing di La Reunion dipastikan MH370, keluarga korban histeris
Histeris salah satu kerabat korban saat hendak menggelar protes di depan Kantor Malaysia Airlines di Beijing, China, Kamis (6/8). ©REUTERS/Jason Lee
4 dari 6 halaman
Puing di La Reunion dipastikan MH370, keluarga korban histeris
Mata salah satu kerabat korban terlihat sembab saat menggelar protes di depan Kantor Malaysia Airlines di Beijing, China, Kamis (6/8). ©REUTERS/Jason Lee
5 dari 6 halaman
Puing di La Reunion dipastikan MH370, keluarga korban histeris
Sejumlah keluarga korban duduk lemas saat menggelar protes di depan Kantor Malaysia Airlines di Beijing, China, Kamis (6/8). ©REUTERS/Jason Lee
6 dari 6 halaman
Puing di La Reunion dipastikan MH370, keluarga korban histeris
Kemarahan seorang kerabat korban kepada petugas keamanan yang menghalanginya untuk memasuki Kantor Malaysia Airlines di Beijing, China, Kamis (6/8). ©AFP PHOTO/GREG BAKER
Rekomendasi