Berita hilangnya pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH370 menjadi pusat perhatian dunia. Banyak negara yang langsung memberikan bantuan agar Boeing 777-200ER ini segera ditemukan. Operasi besar-besaran pun dilaksanakan dengan melibatkan sejumlah kapal perang maupun pesawat intai.
Pencarian tak hanya melibatkan teknologi canggih, sesuatu yang berbau klenik pun juga ikut mencari pesawat yang hilang itu. Salah satunya seperti yang dilakukan Raja Bomoh (dukun) Malaysia, Ibrahim Mat Zin.
Dengan mengklaim atas undangan pejabat, Raja Bomoh sampai menggelar ritual di ruang tunggu VIP Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) sebanyak dua kali. Saat itu, dia menyatakan pesawat nahas tersebut telah disembunyikan makhluk gaib.
Meski berniat membantu, ritual yang dilakukannya mendapat cibiran dari rakyat Malaysia. Tidak sedikit yang mencibir hingga meminta agar perbuatan nyelenehnya itu mendapat hukuman karena dianggap melanggar ajaran Islam.
Tindakan ini ternyata menyita perhatian warga Malaysia. Ada yang mendukung dan percaya, tapi ada pula yang nyinyir bahkan menyebut Ibrahim hanya mencari sensasi.
Seorang paranormal Malaysia menyebut bahwa pesawat Malaysia Airlines MH370 yang dilaporkan hilang, tidak jatuh atau dibajak teroris seperti asumsi orang selama ini. Menurutnya, pesawat tersebut masih tergantung di atas perairan Laut China Selatan dekat dengan wilayah Vietnam.
Ibrahim Mat Zin yang sudah berpengalaman lebih 50 tahun sebagai dukun berkata, karena berada di alam jin itulah pesawat yang membawa 230 penumpang itu tidak bisa ditemukan hingga saat ini.
"Oleh itu, semua rakyat di negara ini harus berdoa agar pesawat yang hilang muncul kembali," ujar Mahaguru Ibrahim Mat Zin seperti dikutip dari media Malaysia, Utusan.com, Selasa (11/3).
Bahkan, Menteri Pemuda dan Olahraga, Khairy Jamaluddin melalui akun Twitter miliknya ikut menyindir kelakuan dukun raja bomoh itu. Dia menyebut Ibrahim hanya mencari
Advertisement
publisitas di tengah ramainya pemberitaan soal pesawat yang hilang.
Merasa disindir, Ibrahim ngamuk dan mengajaknya berkelahi. Bahkan, dia mengancam akan menamparnya seperti menampar seekor buaya yang digembar gemborkan dalam Facebook miliknya.
"Biar saya bicara terang-terang pada Khairy Jamaluddin. Saya tantang dia. Letakkan jabatan (menteri) dan saya letakkan jabatan sebagai mahaguru. Kita 'try fight'. Saya tampar dia seperti buaya nanti, baru dia tahu," ujarnya dengan kesal, seperti dikutip dari Malaysia Kini, Minggu (16/3).
Tak hanya sekedar kecaman, kini tindakannya menggelar ritual di dalam bandara mendapat sorotan tajam dari Departemen Agama Islam Selangor (Selangor Islamic Religious Department/Jais). Mereka mengancam akan memasukkan Ibrahim ke dalam penjara.
"Kami tengah menginvestigasi tindakannya di bawah Seksyen 7 (1) Undang-undang Pelanggaran Syariah Selangor," ungkap Direktur Jais Ahmad Zaharin Mohd Saad kepada Bernama, seperti dikutip merdeka.com, Minggu (16/3).
Dia menjelaskan, investigasi tersebut dilakukan berdasarkan laporan warga Malaysia.
"Jais telah menerima banyak aduan dari publik, termasuk yang dikirimkan melalui situs kami dan facebook, atas tindakannya," lanjutnya.
Sebab ritual yang dilakukannya mendapat cibiran dari rakyat Malaysia. Tidak sedikit yang mencibir hingga meminta agar perbuatan nyelenehnya itu mendapat hukuman karena dianggap melanggar ajaran Islam.