Beli pesawat presiden tercanggih sedunia anyar, AS sediakan Rp 20 T

Pemerintah AS mengganti seri Air Force One lama dengan Boeing 747-8. Penggunanya presiden pengganti Obama.

Ardyan Mohamad
Oleh Ardyan Mohamad - Reporter
Beli pesawat presiden tercanggih sedunia anyar, AS sediakan Rp 20 T
Air Force One. ©2015 Merdeka.com

Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) menetapkan perusahaan Boeing sebagai penerima kontrak pembaruan pesawat kepresidenan atau biasa disebut Air Force One. Pesawat kenegaraan paling canggih ini akan selesai dirakit pada 2019, tapi bertugas paling cepat baru pada 2023.

Seperti dilansir Financial Times, Jumat (30/1), Presiden AS Barack Hussein Obama saat ini memakai jasa Boeing 747-200S. Masa bakti Air Force One yang bertugas sejak era Perang Teluk itu akan habis masa pakai idealnya pada 2017.

Pentagon memilih seri Boeing 747-8 yang superjumbo sebagai pengganti dengan alasan perlunya pesawat kepresidenan AS masa kini memakai teknologi empat mesin. Faktor lainnya, Boeing merupakan perusahaan dalam negeri sementara bila mencari spesifikasi yang diinginkan alternatif lainnya hanya Airbus, perusahaan Prancis.

"Boeing 747-8 adalah pesawat yang sesuai keinginan kami, mengingat Air Force One adalah simbol dari Amerika Serikat dengan diproduksi di dalam negeri, maka ada beberapa kemampuan yang bisa disesuaikan dengan tugas-tugas presiden," kata Kepala Air Force One Deborah Lee James.

Harga Air Force One baru ini diperkirakan USD 368 juta (setara Rp 4,6 triliun). Ini di luar anggaran Pentagon mencapai USD 1,6 miliar (Rp 20,1 triliun) hingga 2019 yang bisa digunakan untuk menambah kemampuan manuver, fasilitas, serta pernak-pernik teknologi rahasia lainnya di 'Gedung Putih Melayang' itu.

Akan tetapi, dipastikan bahwa Obama tidak akan menikmati pesawat baru tersebut. Presiden penggantinya nanti pun baru menikmati Air Force One baru apabila terpilih untuk periode kedua.

Air Force One merupakan salah satu pesawat paling terkenal di dunia. Selain nyaman, teknologinya konon paling canggih di muka bumi. George Walker Bush, setelah serangan teroris 11 September 2001 di New York, mengubah Air Force One menjadi komando militer.

Rapat-rapat penting juga kerap digelar menteri dan presiden AS di atas udara. Di luar kenyamanan kabin yang bagaikan kantor melayang, ada banyak fasilitas rahasia lain yang membikin pesawat tersebut sempat jadi obyek film Hollywood.

Rekomendasi