Demi menarik minat wisatawan, Jamaika legalkan ganja

Namun jumlahnya tetap harus dibatasi.

Ardini Maharani
Oleh Ardini Maharani - Reporter
Demi menarik minat wisatawan, Jamaika legalkan ganja
Daun Ganja. ©2012 Merdeka.com

Jamaika mengumumkan rencana mereka untuk mensahkan ganja digunakan oleh warga dalam jumlah terbatas. Cara ini ditempuh agar menarik banyak wisatawan ke sana.Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Sabtu (14/6), hal itu disampaikan Menteri Kehakiman Mark Golding yang mengatakan sekitar 57 gram ganja tidak akan membuat orang menjadi kriminal. "Mariyuana juga akan diizinkan untuk alasan agama, ilmiah, dan medis," ujar Golding.Perubahan ini diakui Golding untuk tujuan rekreasi. Asalkan jumlahnya terbatas dan di bawah pengawasan pihak berwajib. Ganja yang ditujukan untuk alasan agama merupakan kemenangan besar bagi penganut rastafarian. Sekte ini mengklaim menghisap ganja membuat mereka menjadi lebih dekat dengan Tuhan.Jamaika sudah melarang ganja selama 100 tahun namun setiap harinya sekitar 300 pemuda diciduk sebab kepemilikan mariyuana terutama penganut rastafarian. Mereka percaya ganja merupakan persembahan tepat bagi ibadah. Jika sedang mati gaya atau ide, penganut sekte ini membakar daun-daun itu agar bisa mendapat pencerahan.

Rekomendasi