Di seluruh dunia, orang-orang merayakan Tahun Baru dengan berbagai cara, dan dengan penuh rasa optimis bahwa tahun baru berarti kesempatan baru untuk mencapai impian mereka.
Namun, di Korea Utara ini justru menjadi waktu yang sangat dicemaskan bagi warga di sana. Laporan dari China mengklaim bahwa pidato Tahun Baru Kim Jong-un sangat penting, dan melalui perintahnya semua orang di negara itu harus menghafal seluruh pidatonya, seperti dilansir situs en.rocketnews24.com, Senin (6/1).
Menurut laporan, penghafalan itu harus dilakukan di tempat kerja dan para pekerja tidak dapat kembali ke rumah mereka sampai berhasil melakukannya. Para pembelot dari Korea Utara mengatakan bahwa tekanan untuk mengingat pernyataan dari sang pemimpin secara rinci sangat penting dan penduduk merasa bahwa menghafal pidato dengan 10.900 karakter cukup untuk membuat mereka menjadi gila.
Sebenarnya, pidato awal Kim Jong-un cukup bagus ketika dia secara singkat menyinggung 'penyingkiran' pamannya dan anggota partai lainnya, terutama ketika Kim membanggakan upaya Korea Utara yang tak kenal lelah untuk mencegah perang nuklir dari kekuatan asing.
Sementara di bagian akhir, pidato Kim cukup dramatis ketika dia merujuk Amerika Serikat dan Korea Selatan sebagai 'maniak perang' yang secara gila-gilaan melakukan latihan militer untuk perang nuklir terhadap Korea Utara.
Namun, sebagian besar pidato berdurasi 26 menit 28 detik itu adalah pidato politik omong kosong tentang pembangunan infrastruktur yang sepertinya tidak pernah benar-benar terjadi, seperti di kebanyakan negara lainnya. Kim Jong-un tampaknya percaya pada peternakan hewan, pertanian jamur, dan mengembangkan peralatan militer tak berawak adalah cara untuk pergi untuk 2014.
Secara keseluruhan, pidato Kim tidak terlalu berbeda dengan pidato lain yang dibuat kepala negara, kecuali satu-satunya orang yang dilihat hanyalah Kim Jong-un dan suara tepuk tangan yang seakan serempak seperti satu kesatuan.