Tersangka Bom Boston mengaku tidak bersalah

Dia terus mengulang pernyataan 'tidak bersalah' atas 30 tuntutan yang ditujukan kepadanya selama tujuh menit.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Tersangka Bom Boston mengaku tidak bersalah
Dzhokhar A Tsarnaev. ©REUTERS

Dalam pengadilan pertama digelar kemarin di Kota Boston, Negara Bagian Massachusetts, Amerika Serikat, Dzhokhar Tsarnaev, 19, tersangka Bom Boston mengaku tidak bersalah atas segala tuntutan yang ditujukan kepadanya.Mengenakan borgol dan baju tahanan berwarna oranye, Dzhokhar adik dari tersangka Bom Boston Tamerlan Tsarnaev, 26, tampil di ruang sidang untuk pertama kali, seperti dilansir stasiun televisi Aljazeera, Kamis (11/7)."Tidak bersalah," kata warga Amerika yang berasal dari Chechnya itu. Dia terus mengulang pernyataan itu atas 30 tuntutan yang ditujukan kepadanya selama tujuh menit.Dzhokhar ditangkap lima hari setelah kakaknya tewas dalam baku tembak dengan polisi usai meledakkan bom dalam perlombaan lari marathon di Boston April lalu. Peristiwa itu menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 260 lainnya.Dia dituntut lantaran menggunakan bom panci--disebut sebagai senjata pemusnah massa oleh hukum Amerika--dalam serangan itu. Dia juga dituntut karena terlibat dalam penembakan hingga tewas petugas polisi kampus Institut Teknologi Massachusetts.Sebanyak 17 tuntutan kepada Dzhokhar dalam sidang itu merupakan hukuman mati atau penjara seumur hidup.Ruang sidang itu dihadiri sejumlah korban Bom Boston. Sebagian dari mereka mengenakan tongkat untuk berjalan.Sidang itu juga didatangi sejumlah wartawan dan beberapa orang mengaku teman Tsarnaev.

Rekomendasi