Para pengguna Internet di Iran mengeluhkan melambatnya akses mereka berselancar di Internet. Kejadian ini semakin parah menjelang pemilihan umum presiden bulan depan.Meski pemerintah menyangkal mereka penyebab Internet itu melambat namun banyak kalangan bisnis, perbankan, dan organisasi-organisasi di Iran mengeluh, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Senin (20/5).Sebuah perusahaan penyedia jasa Internet di Ibu Kota Teheran mengatakan pihaknya belum bisa mengatasi sejumlah keluhan pelanggan soal lambatnya akses Internet."Berselancar membuka situs-situs Internet jadi sulit karena lambat sekali. Bahkan mengecek surat elektronik pun lama," kata seorang teknisi di perusahaan itu. "Membuka situs Google saja cukup lama," imbuhnya.Sejumlah media Iran turut angkat bicara soal ini. "Internet di Iran koma," kata surat kabar Ghanoon awal bulan ini. "Ini hanya terjadi di Iran. Pemilu datang, Internet menghilang," kata kicauan surat kabar itu di media sosial Twitter.Pemerintah semakin meningkatkan sensor dunia maya sejak 2005. Pemerintah tampaknya semakin khawatir menjelang pemilu 14 Juni mendatang Internet bisa dijadikan alat untuk menggerakkan massa untuk protes ke jalanan lantaran kecurangan pemilu seperti sebelumnya.
Internet di Iran lelet jelang pemilu
"Pemilu datang, Internet menghilang," kata surat kabar Ghanoon di Iran.
Rekomendasi