Kerasnya terjangan Badai Sandy membuat gelombang air laut menghantam daratan New York, Amerika Serikat. Akibatnya, banjir merendam tujuh terowongan kereta bawah tanah di kota itu. "Sistem kereta bawah tanah New York sudah berumur 108 tahun dan tidak pernah mengalami kejadian seperti ini," ujar Kepala Otoritas Transportasi Metropolitan (MTA) Joseph Lhota, seperti dilansir surat kabar the International News, Selasa (30/10).
Dia mengatakan Badai Sandy menimbulkan malapetaka di seluruh sistem transportasi di setiap sektor dan wilayah di Kota New York. Badai juga menumbangkan pohon, memadamkan listrik, menggenangi terowongan, rel kereta, dan stasiun bis.MTA melansir pernyataan ini setelah Badai Sandy menghantam daerah pantai timur Amerika, termasuk Manhattan (jantung Kota New York). Lotha menyebut lebih dari setengah juta rumah serta pusat bisnis mengalami mati listrik dan banyak sistem angkutan masal bawah tanah lumpuh akibat banjir.Badai Sandy juga melumpuhkan beberapa situs media, seperti BuzzFeed, Huffington Post, Gawker, dan lainnya. Ini lantaran kantor Penyedia Layanan Internet (ISP) situs-situs itu di Manhattan kebanjiran. "Di lantai dasar sudah kebanjiran dan pompa mengeluarkan air mati. Kita sedang berusaha mengeluarkan air setinggi satu setengah meter," kata salah satu staf kepada situs TechCrunch.Presiden Barack Hussein Obama mengumumkan Badai Sandy menghantam New York, New Jersey, dan Long Island sebagai musibah besar.