Badai Sandy mulai memasuki wilayah Kota New York, Amerika Serikat, menyebabkan lebih dari lima juta penduduk hidup tanpa pasokan listrik.Surat kabar the Daily Mail, melaporkan Selasa (30/10), sejumlah fasilitas publik di kota bisnis dunia itu, seperti kereta bawah tanah, sekolah, kantor pemerintah, dan gedung bisnis, terpaksa ditutup, termasuk Bursa Efek New York. Ratusan ribu warga juga harus meninggalkan rumah.Sekitar 525.452 pelanggan listrik di Long Island juga Senin sore waktu setempat mengalami pemadaman. Di daerah Manhattan sebanyak 250 ribu pelanggan juga bernasib sama.Pejabat Kota New York sudah memperingatkan warga tentang ancaman badai raksasa itu. "Sekarang New York seperti kota hantu," kata Stephen Weisbrot, warga yang tinggal di sebuah apartemen di wilayah Manhattan. Listrik di lantai sepuluh apartemennya sudah padam semalam.Sedikitnya lima orang tewas ketika sejumlah pohon tumbang di Queens dan New Salem. Di Negara Bagian New Jersey, tiga orang tewas dan di Connecticut satu orang meninggal karena sebab serupa. Total korban meninggal 13 orang. Banjir juga melanda daerah East 20th Street di kota terpadat di Amerika itu ketika Sungai Timur meluap.Pejabat Kota New York kemarin mengatakan kota itu kini memasuki kondisi darurat dan harus mengevakuasi lebih dari 370 ribu warga bermukim di sekitar Coney Island, Brooklyn, hingga Battery Park di Manhattan. Sebanyak 1,2 juta pelajar diliburkan sejak Senin waktu setempat. Sekitar 76 sekolah menjadi tempat evakuasi warga kota.
Badai Sandy menghantam, lima juta warga New York tanpa listrik
Total korban meninggal 13 orang.
Advertisement
Rekomendasi