Pegiat bugil Femen 'sambut' kedatangan presiden Iran di Prancis
Merdeka.com - Seorang pegiat perempuan dari gerakan Femen menggantung tubuhnya di jembatan Debilly Footbridge di Ibu Kota Paris hari ini sebagai bentuk protes atas kedatangan Presiden Iran Hassan Rouhani.
Tubuh aktivis perempuan yang bugil itu digambari bendera Iran dan sebuah spanduk besar di belakangnya bertuliskan "Selamat datang Rouhani, pembunuh kebebasan."
"Kami merancang demo ini sebagai pengingat, ada lebih dari 800 orang dieksekusi mati di Iran saban tahun," kata juru bicara Femen Prancis Sarah Constantin, seperti dilansir koran the Jerusalem Post.
"Mereka yang dieksekusi itu di antaranya, para feminis, homoseksual, pemikir bebas. Dan Francois Hollande terlihat tidak peduli dengan hak asasi, yang dia pikirkan hanya soal bisnis," lanjut Constantin.
Presiden Rouhani melawat ke Negeri Anggur setelah sanksi ekonomi Iran dicabut pekan lalu dan dia berencana membeli seratus pesawat Airbus buatan Prancis.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya