Pakaian Tertua di Dunia Berusia 5.000 Tahun Ditemukan Masih Utuh, Begini Wujudnya
Merdeka.com - Baju-baju yang dipakai orang ribuan tahun lalu masih ada sampai saat ini. Salah satu baju tertua di dunia, yang terbuat dari kain, ditemukan pertama kali sejak sebuah kota kuno di Mesir ditemukan.
Baju yang pertama kali ditemukan itu disebut 'Gaun Tarkhan', yang dijahit dengan sempurna.
Para peneliti memastikan, gaun berbahan linen dengan detail indah itu berasal dari tahun 3.482-3.103 SM, menjadikannya sebagai pakaian tertua di dunia, dikutip dari Arkeonews, Rabu (22/2).
Kurator Petrie Museum of Egyptian Archaeology di London, Alice Stevenson mengatakan, tekstil atau kain yang ditemukan di situs arkeologi biasanya berusia kurang dari 2.000 tahun. Sedangkan para peneliti mengatakan, sejarah gaun Tarkhan bisa ditelusuri berusia lebih dari 5.000 tahun dan bisa lebih tua.
Gaun Tarkhan ditemukan di desa Tarkhan, berjarak 48,2 kilometer di selatan Kairo, Mesir.
Gaun ini ditemukan saat Sir Flinders Petrie melakukan penggalian di desa itu pada tahun 1913.
Pada 1977, peneliti di Victoria and Albert Museum sedang bersiap-siap untuk membersihkan tumpukan pakaian linen kotor ketika menemukan gaun Tarkhan yang dijahit dengan indah. Walaupun ada kerutan di bagian siku dan ketika, kerah berbentu V dengan lengan berbentuk pleat (lipatan) dan bagian tengahnya masih dalam kondisi sangat bagus.
Pada 1980-an, gaun itu dianalisis menggunakan teknologi baru spektrometri massa akselerator, diyakini berasal dari akhir milenium ke-3 SM. Namun, menurut para peneliti, tanggal ini terlalu luas.
Akhirnya, pada tahun 2015, sampel — dengan berat hanya 2,24 mg — dari pakaian asli diperiksa oleh unit radiokarbon Universitas Oxford. Hasilnya menunjukkan baju Tarkhan itu berasal dari antara tahun 3482 dan 3102 SM, atau bahkan kemungkinan sebelum Dinasti Pertama Mesir (3111–2906 SM).
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya