Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Misteri Batu-Batu Besar Berwajah Mirip Manusia di Sulawesi, Usianya Lebih dari 2.000 Tahun

Misteri Batu-Batu Besar Berwajah Mirip Manusia di Sulawesi, Usianya Lebih dari 2.000 Tahun

Misteri Batu-Batu Besar Berwajah Mirip Manusia di Sulawesi, Usianya Lebih dari 2.000 Tahun

Misteri Batu-Batu Besar Berwajah Mirip Manusia di Sulawesi Berusia Lebih dari 2.000 Tahun

Puluhan patung besar terbuat dari batu yang diukir berwajah mirip manusia ditemukan di Lembah Bada, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, lebih dari 100 tahun lalu.


Catatan arkeologi pertama tentang situs megalitik Lore Lindu tercatat bertahun 1898, "Van Poso naar Parigi en Lindoe", yang ditulis oleh Nicolaus Adriani dan Albertus Christian Kryut.

Selanjutnya semakin banyak ekspedisi dilakukan para peneliti ke lembah-lembah di Sulawesi Tengah ini: 1902,1908, 1910, 1927, 1926.

Misteri Batu-Batu Besar Berwajah Mirip Manusia di Sulawesi, Usianya Lebih dari 2.000 Tahun
Misteri Batu-Batu Besar Berwajah Mirip Manusia di Sulawesi, Usianya Lebih dari 2.000 Tahun

Meski sudah lebih dari 100 tahun berlalu informasi yang orang ketahui tentang batu-batu ini masih sangat sedikit. Misalnya sejak kapan batu-batu besar itu dibuat dan siapa pembuatnya.

Misteri Batu-Batu Besar Berwajah Mirip Manusia di Sulawesi, Usianya Lebih dari 2.000 Tahun

Peninggalan batu-batu besar berbentuk tugu (menhir), bejana batu (kalamba), meja batu (dolmen), tempat jenazah (sarkofagus), atau punden berundak, menjadi bukti adanya peradaban manusia ribuan tahun lalu.

Kawasan itu diyakini sebagai
lokasi peninggalan kebudayaan zaman megalitik (batu besar) tertua di Asia Tenggara.


Di kawasan Cagar Budaya Lore-Lindu di Sulawesi Tengah itu ditemukan antara 67 hingga 83 situs megalitik dan sedikitnya ada 30 batu besar menhir berbentuk mirip manusia.

Hasil uji penanggalan karbon peninggalan megalitikum yang tersebar di kawasan Lore menunjukkan usia kebudayaan ini berada di kisaran 2000 tahun sebelum masehi.


Sebagian ahli berspekulasi batu-batu itu diukir sekitar 5.000 tahun lalu. Sebagian lain memperkirakan patung-patung batu itu ada hubungannya dengan budaya megalitikum di Laos, Kamboja wilayah lain di Indonesia sekitar 2.000 tahun silam.

Sedangkan, hasil penelitian berdasarkan temuan tulang-tulang rangka manusia di salah satu kubur tempayan di situs Wineki, Lembah Behoa mengungkapkan sisa-sisa peninggalan tersebut diperkirakan berusia sekitar 2351-1416 sebelum masehi yang kemudian punah pada sekitar tahun 1452-1527 masehi.

Dikutip dari Antara, peninggalan zaman megalitikum tersebut tersebar di lebih dari 200 ribu hektare di kawasan Taman Nasional Lore Lindu di Kabupaten Poso dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah yang masih berkarakter vegetasi hutan hujan dataran rendah dan hutan hujan pegunungan.

Di Kabupaten Sigi, kawasan yang memiliki persebaran megalitik dikenal dengan nama Lindu, sedangkan di Kabupaten Poso, dikenal dengan kawasan Lore di mana terdapat tiga lembah yang memiliki persebarannya, yakni Lembah Napu, Lembah Behoa dan Lembah Bada.

Misteri Batu-Batu Besar Berwajah Mirip Manusia di Sulawesi, Usianya Lebih dari 2.000 Tahun

Temuan megalitik tersebut berupa bejana batu (kalamba), tempayan kubur, arca, menhir, batu lumpang, batu dakon, batu lesung, batu dulang, punden berundak, hingga pagar/benteng.


Pembuat patung-patung ini masih misteri hingga kini. Meski dianggap masih punya hubungan dengan budaya megalitikum di sejumlah wilayah Asia Tenggara, namun bentuk patung-patung batu besar di Lembah Bada ini sangat unik dan karena itu diduga berasal dari kebudayaan yang berbeda.

Saat ini tak seorang pun tahu kebudayaan mana yang membuat patung-patung itu.


Fungsi atau tujuan dibuatnya patung-patung itu juga belum diketahui. Penduduk lokal meyakini batu-batu besar itu digunakan untuk menyembah nenek moyang. Warga setempat juga punya kisah tentang asal-usul patung itu.

Misalnya sebuah batu besar bernama Tokala'ea, disebut sebagai seorang pemerkosa yang kemudian dihukum jadi batu. Sayatan pada batu besar itu dipercaya sebagai luka karena pisau.


Batu besar lainnya dikenal dengan nama Tadulako. Dia dianggap sebagai pelindung desa. Setelah mencuri beras, dia kemudian dikutuk jadi batu sebagai hukumannya.

Misteri Batu-Batu Besar Berwajah Mirip Manusia di Sulawesi, Usianya Lebih dari 2.000 Tahun

Sebagian penduduk meyakini patung-patung itu ada hubungannya dengan tumbal manusia. Sebagian orang percaya patung-patung itu untuk mengusir roh jahat.

Masyarakat setempat percaya patung-patung tersebut dikaitkan dengan dewi Pahit Lidah, sosok mistis yang mengubah manusia menjadi batu karena melanggar aturan moral.

Misteri Sigulambak, Sosok Makhluk Halus di Tanah Batak yang Kerap Mengganggu Manusia

Misteri Sigulambak, Sosok Makhluk Halus di Tanah Batak yang Kerap Mengganggu Manusia

Cerita sosok makhluk halus yang satu ini cukup populer di lapisan masyarakat Batak.

Baca Selengkapnya
Menguak Misteri Suku Mante, Kelompok Manusia Kerdil yang Mendiami Hutan Aceh

Menguak Misteri Suku Mante, Kelompok Manusia Kerdil yang Mendiami Hutan Aceh

Salah satu suku yang mendiami daerah Aceh ini sampai sekarang masih misterius keberadaannya.

Baca Selengkapnya
Tiga Tahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Wanita di Batubara Masih Jadi Misteri

Tiga Tahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Wanita di Batubara Masih Jadi Misteri

Kasus pembunuhan seorang wanita di Batubara sampai saat ini belum menemui titik terang.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Situs Batu Batikam, Lambangkan Pentingnya Perdamaian dalam Kehidupan Masyarakat Minangkabau

Situs Batu Batikam, Lambangkan Pentingnya Perdamaian dalam Kehidupan Masyarakat Minangkabau

Lubang yang ada di Batu Batikam itu merupakan simbol dari perdamaian antar suku yang tengah berkuasa pada saat itu.

Baca Selengkapnya
Berapa Usia Bumi Sebenarnya? Begini Jawaban Para Ilmuwan

Berapa Usia Bumi Sebenarnya? Begini Jawaban Para Ilmuwan

Apakah bumi kita sudah tua? Anggapan itu tampaknya tidak bisa dipahami secara matematis karena ada banyak pendapat yang berbeda.

Baca Selengkapnya
Mengenal Tradisi Andung, Ungkapan Perasaan Duka saat Upacara Kematian Ala Suku Batak Toba

Mengenal Tradisi Andung, Ungkapan Perasaan Duka saat Upacara Kematian Ala Suku Batak Toba

Ketika seseorang telah pergi untuk selamanya, bagi kelompok Suku Batak Toba orang tersebut layak untuk mendapatkan penghormatan.

Baca Selengkapnya
Fakta Menarik Kue Talam Khas Betawi, Usianya 500 Tahun dan Gambarkan Kehidupan Manusia

Fakta Menarik Kue Talam Khas Betawi, Usianya 500 Tahun dan Gambarkan Kehidupan Manusia

Usia kue talam khas Betawi kabarnya sudah 500 tahun, ini fakta menariknya.

Baca Selengkapnya
Batu Besar Misterius di Demak Ini Berada di Tengah Ladang Warga, Ini Fakta di Baliknya

Batu Besar Misterius di Demak Ini Berada di Tengah Ladang Warga, Ini Fakta di Baliknya

Diduga pada abad ke 8-9 Masehi peradaban di tempat itu sudah sangat maju.

Baca Selengkapnya
Uniknya Tradisi Sambut Lebaran di Bengkulu, Bakar Batok Kelapa dengan Penuh Sukacita

Uniknya Tradisi Sambut Lebaran di Bengkulu, Bakar Batok Kelapa dengan Penuh Sukacita

Tradisi ini biasa dilakukan oleh masyarakat Suku Serawai yang ada di Bengkulu yang dilaksanakan pada malam menjelang Idulfitri.

Baca Selengkapnya