Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Arkeolog Temukan Kasus Down Syndrome Sudah Ada Sejak Abad ke-13 SM, Penderitanya Dikubur dengan Kalung Khusus

Arkeolog Temukan Kasus Down Syndrome Sudah Ada Sejak Abad ke-13 SM, Penderitanya Dikubur dengan Kalung Khusus

Arkeolog Temukan Kasus Down Syndrome Sudah Ada Sejak Abad ke-13 SM, Penderitanya Dikubur dengan Kalung Khusus

Bukti kasus down syndrome ditemukan pada kerangka seorang bayi dari abad ke-13 SM.

Down syndrome bukan kelainan yang baru ditemukan pada zaman modern, tetapi sudah ada sejak abad ke-13 SM. Bukti kasus down syndrome ini ditemukan di Pulau Aegina, Yunani dan menjadi bukti kasus down syndrome pertama di Yunani kuno.


Pada abad ke-13 SM terdapat hasil analisis DNA pada kerangka bayi berusia 12-16 bulan asal Mycenaean. Hasil analisis menunjukkan bahwa bayi tersebut menderita down syndrome.

Sumber: Greek Reporter

Sindrom ini adalah suatu kondisi genetik di mana seseorang dilahirkan dengan salinan tambahan kromosom 21. Artinya, mereka memiliki total 47 kromosom, bukan 46. Hal ini dapat memengaruhi perkembangan otak dan tubuh mereka.

Setelah kematiannya, bayi itu dimakamkan dengan kalung yang terbuat dari 93 manik-manik faience dan vitreous, serta enam manik-manik cornelian, sebuah temuan yang menunjukkan perawatan yang diterimanya dalam hidup dan mati.

Arkeolog Temukan Kasus Down Syndrome Sudah Ada Sejak Abad ke-13 SM, Penderitanya Dikubur dengan Kalung Khusus

Penggalian yang dimulai sejak tahun 2005 oleh Departemen Sejarah dan Arkeologi Universitas Nasional dan Kapodistrian Athena (EKPA) telah menghasilkan temuan yang menarik. Direktur penggalian, Profesor Emeritus Arkeologi di EKPA, Naya Polychronakou-Sgouritsa, menjelaskan bahwa pemukiman Lazarids berkembang selama periode Istana abad ke-14 dan ke-13 SM, memainkan peran penting dalam peristiwa di Teluk Argosaronic.

"Temuan ini menunjukkan perkembangan pemukiman Lazarids dalam dua abad periode Istana dan peran pentingnya dalam peristiwa-peristiwa pada masa itu," ujarnya kepada Kantor Berita Makedonia Athena (AMNA).


Penelitian mendalam dilakukan untuk mengungkap keadaan bayi perempuan tersebut. Dr. Eleanna Prevedorou, seorang ahli bioarkeologi, menyatakan bahwa bayi tersebut mengalami kondisi yang menyebabkan rasa sakit yang serius.

Kerangka bayi penderita down syndrome yang meninggal pada abad ke-13 SM.

Kerangka bayi penderita down syndrome yang meninggal pada abad ke-13 SM.

“Dia adalah seorang gadis kecil yang menghabiskan sebagian besar, jika tidak seluruh, hidupnya dalam keadaan sakit dan menderita rasa sakit yang hebat,” ungkap Prevedorou.


Analisis genetik di Institut Max Planck untuk Antropologi Evolusioner, Jerman, mengonfirmasi bahwa anak itu juga menderita down syndrome. Namun, masih belum jelas sejauh mana masalah kesehatan yang parah berhubungan dengan sindrom ini.

Naia Polychronakou-Sgouritsa menegaskan temuan ini penting karena merupakan kasus down syndrome pertama yang tercatat di Yunani Kuno. Namun, dia juga menyadari bahwa kemungkinan masih ada kasus lain yang belum terungkap.


Temuan ini membuka jendela baru dalam pemahaman tentang kondisi kesehatan dan perawatan medis di Yunani Kuno.

Arkeolog Temukan Mumi Anak Tertua di Dunia, Posisinya Meringkuk & Masih Pakai Kalung dari Cangkang Telur Burung Unta

Arkeolog Temukan Mumi Anak Tertua di Dunia, Posisinya Meringkuk & Masih Pakai Kalung dari Cangkang Telur Burung Unta

Mumi ini ini seribu tahun lebih tua dari mumi Mesir.

Baca Selengkapnya
Arkeolog Temukan Desa Zaman Perunggu Berusia 3.000 Tahun, Dibangun Terapung di Atas Sungai

Arkeolog Temukan Desa Zaman Perunggu Berusia 3.000 Tahun, Dibangun Terapung di Atas Sungai

Para arkeolog juga menemukan berbagai artefak serta sisa makanan.

Baca Selengkapnya
Arkeolog Temukan Tanda “Like” di Gua Purba, Dipahat 17.000 Tahun Sebelum Muncul Media Sosial

Arkeolog Temukan Tanda “Like” di Gua Purba, Dipahat 17.000 Tahun Sebelum Muncul Media Sosial

Simbol "like" bergambar jempol terangkat ke atas ini kita temui di media sosial yang kita klik jika menyukai unggahan seseorang.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Arkeolog Kaget, Manusia Purba Ini Sudah Memakai Lem untuk Bikin Perkakas Batu

Arkeolog Kaget, Manusia Purba Ini Sudah Memakai Lem untuk Bikin Perkakas Batu

Arkeolog Kaget, Manusia Purba Ini Sudah Memakai Lem untuk Membuat Perkakas Batu

Baca Selengkapnya
Arkeolog Kaget Temukan Tengkorak Manusia yang Dipahat dan Bolong Bekas Dibor, Ternyata Dulu Disembah

Arkeolog Kaget Temukan Tengkorak Manusia yang Dipahat dan Bolong Bekas Dibor, Ternyata Dulu Disembah

Tengkorak ini ditemukan di kuil tertua di dunia, Göbekli Tepe.

Baca Selengkapnya
Arkeolog Kaget, di Bawah Galeri Seni Ditemukan Kota Berusia 1.000 Tahun

Arkeolog Kaget, di Bawah Galeri Seni Ditemukan Kota Berusia 1.000 Tahun

Arkeolog Kaget, di Bawah Galeri Seni Ditemukan Kota Berusia 1.000 Tahun

Baca Selengkapnya
Arkeolog Akhirnya Temukan Bagian Tubuh Patung Raksasa Firaun Zaman Nabi Musa, Tingginya Capai 7 Meter

Arkeolog Akhirnya Temukan Bagian Tubuh Patung Raksasa Firaun Zaman Nabi Musa, Tingginya Capai 7 Meter

Arkeolog Akhirnya Temukan Bagian Tubuh Patung Raksasa Firaun Zaman Nabi Musa

Baca Selengkapnya
Awalnya Dikira Makam, Ternyata Arkeolog Temukan Rumah Zaman Besi dari Abad ke-10 SM

Awalnya Dikira Makam, Ternyata Arkeolog Temukan Rumah Zaman Besi dari Abad ke-10 SM

Rumah ini ditemukan di sebuah desa kuno di selatan Athena, Yunani.

Baca Selengkapnya
Dokter Ini Yakin Ada Kehidupan Setelah Mati, Terungkap Saat Manusia Sakaratul Maut

Dokter Ini Yakin Ada Kehidupan Setelah Mati, Terungkap Saat Manusia Sakaratul Maut

Pertanyaan yang selalu menggelitik pikiran manusia sepanjang sejarah adalah apa yang terjadi setelah kita mati.

Baca Selengkapnya