Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menlu Retno bertemu dengan Menlu AS bahas isu terorisme hingga Palestina

Menlu Retno bertemu dengan Menlu AS bahas isu terorisme hingga Palestina Menlu Retno L.P. Marsudi bertemu dengan Menlu AS Mike Pompeo. Kementerian Luar Negeri

Merdeka.com - Menteri Luar Negeri RI Retno L.P. Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Michael Richard Pompeo (Mike Pompeo) di Washington DC, Sabtu (5/6). Di sela-sela rangkaian kegiatan di Markas Besar PBB untuk pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

Pertemuan tersebut merupakan pertemuan pertama keduanya, sejak Pompeo ditunjuk sebagai Menlu AS pada April 2018.

Dilansir dari siaran pers yang diterima merdeka.com, Kamis (7/6), pertemuan bilateral membahas upaya memperkuat kemitraan strategis kedua negara. Kedua Menlu memberi perhatian terhadap beberapa prioritas bidang kerja sama, antara lain kerja sama ekonomi, penanggulangan terorisme dan kerja sama pertahanan.

Dalam kaitan ini, Retno juga menyampaikan undangan kepada Pompeo untuk melakukan kunjungan ke Indonesia dalam rangka melakukan Pertemuan Annual Ministerial Strategic Dialogue. Sebagai salah satu implementasi Kemitraan Strategis.

Pada kesempatan juga dibahas mengenai penanggulangan terorisme. Dalam hal ini, Retno menekankan pentingnya isu pemberdayaan perempuan dalam upaya pemberantasan terorisme. Serta membahas perkembangan berbagai isu kawasan dan global, termasuk isu Palestina.

Sebagai negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia, Indonesia mengharapkan AS dapat menjadi teman dan memperhatikan kepentingan dunia Islam. Serta mengedepankan kerja sama dan penghormatan terhadap hukum Internasional.

Selain situasi di Semenanjung Korea, Indo-Pasifik juga ikut dibahas.

Indonesia mengharapkan rencana KTT AS- Korea Utara dapat membuahkan hasil menuju denuklirisasi Semenanjung Korea.

Kunjungannya ke Amerika Serikat, dalam rangka pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Dalam kaitan ini, Ia mengharapkan dukungan AS pada pemilihan di Majelis Umum PBB pada 8 Juni 2018 yang akan datang.

(mdk/frh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP