Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kota Berusia 5.000 Tahun Ditemukan di Tengah Gurun, Dihuni Orang-Orang Kerdil

Kota Berusia 5.000 Tahun Ditemukan di Tengah Gurun, Dihuni Orang-Orang Kerdil

Kota Berusia 5.000 Tahun Ditemukan di Tengah Gurun, Dihuni Orang-Orang Kerdil

Kota Makhunik, yang dikenal sebagai Kota Para Dwarf atau Kota Manusia Kerdil adalah penemuan arkeologis yang mengesankan di Provinsi Kerman, Iran. Ini adalah kota kuno di tengah Gurun Lut, yang pernah ditinggali orang-orang kerdil sekitar 5.000 tahun yang lalu. Kota ini juga memiliki nama lain, Shahr-e Kotouleha, yang artinya "Kota Manusia Kerdil".

Sumber: Ancient Pages

Sejarah kota Makhunik sangat menarik dan mengingatkan kita pada dunia yang muncul dalam karya-karya sastra seperti "Gulliver's Travels" karya Jonathan Swift atau "Lord of the Rings" karya J. R. R. Tolkien. Namun, ini bukanlah cerita fantasi, melainkan penemuan arkeologis yang nyata.

Foto: Ancient Pages

Kota Berusia 5.000 Tahun Ditemukan di Tengah Gurun, Dihuni Orang-Orang Kerdil

Kisah Makhunik dimulai pada tahun 1946 ketika Fakultas Geografi Universitas Teheran melakukan studi di Gurun Lut dan menemukan tembikar, menjadi tanda bahwa peradaban telah berkembang di sana. Penelitian ini memicu penggalian arkeologi yang mengungkap peradaban dari zaman pra-sejarah, tepatnya pada akhir milenium ke-4 SM dan awal milenium ke-3 SM.

Sumber: Ancient Pages

Selama tahun 1948-1956, ekspedisi arkeologi dilakukan di Shahdad dan mengungkap banyak aspek menarik. Makhunik memiliki tempat tinggal, bengkel kerja, dan pemakaman kuno. Penelitian arkeologi di distrik perumahan yang disebut Kota Orang Kerdil ini mengungkap adanya sub-distrik, seperti lokasi perajin perhiasan, pengrajin, dan petani.

Namun, apa yang membuat Makhunik menjadi penemuan yang benar-benar mengejutkan adalah fakta bahwa penduduknya meninggalkan kota ini sekitar 5.000 tahun yang lalu, dan mereka tampaknya berharap untuk kembali. Alasan kepergian mereka adalah kekeringan yang melanda wilayah ini. Para arkeolog menemukan, banyak barang berharga ditinggalkan di rumah-rumah mereka, dan pintu-pintu rumah ditutup dengan lumpur, menunjukkan harapan mereka untuk kembali.

Salah satu hal yang menonjol dari Makhunik adalah arsitektur rumah-rumah dan peralatan yang ditemukan di sana. Dinding rumah, langit-langit, perapian, dan rak tampaknya hanya sesuai untuk orang-orang kecil, seperti orang kerdil. 

Penemuan ini memicu spekulasi tentang keberadaan mayat orang kerdil, dan bahkan ada laporan tentang penemuan mumi orang kerdil dengan tinggi hanya 25 cm. Penyelundup mencoba menjualnya dengan harga tinggi di Jerman.

Namun, ada juga pandangan yang lebih skeptis dari sebagian arkeolog yang membantah bahwa Makhunik adalah tempat tinggal para manusia kerdil ini. Mereka mengemukakan, tidak ada cukup bukti yang mendukung klaim ini, dan bahwa teknologi pada masa itu mungkin tidak memungkinkan orang untuk membangun rumah-rumah dengan dinding yang sangat rendah seperti yang ditemukan di situs ini.

Sumber: Ancient Pages

Kota Berusia 5.000 Tahun Ditemukan di Tengah Gurun, Dihuni Orang-Orang Kerdil

Mengenai mumi yang ditemukan, beberapa arkeolog juga meragukan klaim ini dan menganggapnya sebagai hal yang tidak mungkin mengingat kondisi tanah di wilayah tersebut yang tidak mendukung mumifikasi.

Foto: Ancient Pages

Jadi, meskipun kisah Makhunik memikat banyak orang dan membangkitkan imajinasi, masih ada perdebatan tentang apakah ini benar-benar kota manusia kerdil atau bukan.

Sumber: Ancient Pages

'Kota Abadi' Berusia 7.000 Tahun Ditemukan di Turki, Ada Jembatan Batu dan Mozaik Indah
'Kota Abadi' Berusia 7.000 Tahun Ditemukan di Turki, Ada Jembatan Batu dan Mozaik Indah

Misis, sebuah kota kuno berdiri kokoh selama 7.000 tahun di wilayah selatan Adana, Turki.

Baca Selengkapnya
Patung Satu Keluarga Berusia 8.500 Tahun Ditemukan, Ungkap Kehidupan Masa Lalu di Turki
Patung Satu Keluarga Berusia 8.500 Tahun Ditemukan, Ungkap Kehidupan Masa Lalu di Turki

Temuan ini memberikan wawasan yang berharga tentang sejarah Anatolia.

Baca Selengkapnya
Baru Punah 600 Tahun Lalu, Jejak Kaki Burung Purba Ini Ditemukan Berusia 3,6 Juta Tahun
Baru Punah 600 Tahun Lalu, Jejak Kaki Burung Purba Ini Ditemukan Berusia 3,6 Juta Tahun

Baru Punah 600 Tahun Lalu, Jejak Kaki Burung Purba Ini Ditemukan Berusia 3,6 Juta Tahun

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Misteri Terowongan Bawah Tanah Berusia Hampir 500 Tahun Akhirnya Terungkap, Dulu Hanya Dianggap Kisah Dongeng
Misteri Terowongan Bawah Tanah Berusia Hampir 500 Tahun Akhirnya Terungkap, Dulu Hanya Dianggap Kisah Dongeng

Keberadaan terowongan misterius ini dulunya hanya dianggap dongeng belaka.

Baca Selengkapnya
Sampan Berusia 3.000 Tahun Ditemukan Masih Utuh di Pinggir Sungai, Dipakai Manusia di Zaman Perunggu Akhir
Sampan Berusia 3.000 Tahun Ditemukan Masih Utuh di Pinggir Sungai, Dipakai Manusia di Zaman Perunggu Akhir

Sampan ini ditemukan pada 2001 dan menjalani proses restorasi yang panjang.

Baca Selengkapnya
Lempengan Aksara Paku Berusia 5.000 Tahun Berhasil Diuraikan dengan AI, Ungkap Isi Tulisan Bahasa Tertua di Dunia
Lempengan Aksara Paku Berusia 5.000 Tahun Berhasil Diuraikan dengan AI, Ungkap Isi Tulisan Bahasa Tertua di Dunia

Dialek misterius nenek moyang kita akhirnya dapat diuraikan sepenuhnya berkat kecerdasan buatan.

Baca Selengkapnya
Makam Berusia 4.400 Tahun Ditemukan di Mesir, Berisi Mumi Orang Penting
Makam Berusia 4.400 Tahun Ditemukan di Mesir, Berisi Mumi Orang Penting

Penemuan makam berusia 4.400 tahun lalu di Mesir menjadi peristiwa sangat penting dalam dunia arkeologi.

Baca Selengkapnya
10 Makam Berusia 3.000 Tahun Ditemukan di Tengah Hutan, Bentuknya Seperti Kerucut Terpotong
10 Makam Berusia 3.000 Tahun Ditemukan di Tengah Hutan, Bentuknya Seperti Kerucut Terpotong

Sejumlah artefak atau benda pemakaman juga ditemukan.

Baca Selengkapnya
Prasasti Bea Cukai Berusia 1900 Tahun Ditemukan di Turki, Begini Isinya
Prasasti Bea Cukai Berusia 1900 Tahun Ditemukan di Turki, Begini Isinya

Prasasti ini membuktikan pentingnya lokasi geografis Turki dalam perdagangan maritim ribuan tahun yang lalu.

Baca Selengkapnya