Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah Tragis di Balik Asal-Usul Topeng Vendetta, Jadi Simbol Protes di Seluruh Dunia

Kisah Tragis di Balik Asal-Usul Topeng Vendetta, Jadi Simbol Protes di Seluruh Dunia Topeng Vendetta digunakan saat demo. ©Reuters

Merdeka.com - Jika Anda penggemar serial Money Heist, Anda pasti pernah melihat para pencuri memakai topeng yang disebut topeng V for Vendetta.

Topeng ini rupanya telah lama jadi simbol protes di seluruh dunia. Namun, bentuk topeng mirip pria tersenyum itu ternyata diciptakan dari wajah seoarang. Bagaimana kisahnya?

Dikutip dari India Times, topeng ini dibuat dari wajah seorang pria bernama Guy Fawkes. Topeng memang menjadi simbol protes dalam budaya populer.

Pada awal tahun 1600-an, Inggris sedang mengalami pergolakan besar ketika Protestan dan Katolik berjuang untuk mendapatkan dominasi.

Guy Fawkes mendukung umat Katolik yang berperang melawan pemerintah karena mereka tidak senang dengan arah yang mereka ambil.

Pada 5 November 1605, Fawkes bersama dengan 12 rekan konspirator membuat rencana untuk meledakkan Gedung Parlemen untuk membunuh semua orang di dalamnya termasuk Raja James 1.

Namun, rencana itu digagalkan satu malam sebelum dieksekusi. Dia kemudian dijatuhi hukuman mati dengan cara digantung karena makar.

kisah tragis di balik asal-usul topeng vendetta, jadi simbol protes di seluruh duniaRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Peristiwa ini kemudian dikenal sebagai Gunpowder plot of 1605. Saat itulah topeng tersebut muncul karena mirip dengan tampilan dan fitur wajah Guy Fawkes.

Dan setiap tanggal 5 November, orang Inggris membakar patung dengan memakai topeng tersebut dan menyebutnya "Malam Fawkes".

Apa hubungan Fawkes dengan Vendetta? Pada tahun 1988, gambar Guy Fawkes diperkenalkan dalam novel grafis V for Vendetta, yang diadaptasi menjadi film pada tahun 2005.

Dari novel inilah topeng tersebut mendapatkan popularitas.

Sama seperti sosok inspirasi dari pembuatan topeng ini, topeng Fawkes atau Vendetta digunakan untuk kegiatan aktivisme.

Salah satunya oleh kelompok yang menamakan diri mereka 'Anonymous' yang mulai menggunakan topeng Guy Fawkes untuk melakukan peretasan sebagai bentuk aktivisme pada 2008.

Sejak saat itu, mereka menjadi bagian yang relevan dari budaya internet dan menjadi simbol protes.

Reporter magang: Yobel Nathania

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP