Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Indonesia dan IORA diharapkan optimalkan potensi Samudra Hindia

Indonesia dan IORA diharapkan optimalkan potensi Samudra Hindia Pertemuan Tingkat Menteri IORA di Bali. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Indian Ocean Rim Association (IORA) merupakan organisasi negara-negara di pesisir Samudra Hindia. Tahun ini, Indonesia memprakarsai Konferensi Tingkat Tinggi IORA yang pertama di Jakarta.

Indonesia sendiri dianggap mumpuni untuk memimpin IORA menjadi organisasi yang lebih menyejahterakan warga di wilayah Samudra Hindia. Karenanya, atas usulan Indonesia, negara-negara di pesisir Samudra Hindia menyetujui mengadakan KTT IORA di usianya yang ke-20.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengharapkan IORA bisa mengoptimalkan potensi di Samudra Hindia. Pasalnya, samudra ini memiliki arti strategis perdagangan internasional.

"Semua data mengatakan bahwa Samudra Hindia sangat strategis, karena itu harus aman dan damai Kalau tidak, Samudra Hindia akan sulit bagi negara yang ada di lingkarannya untuk meningkatkan kerja sama ekonomi," tutur Retno usai meninjau tempat KTT IORA dilangsungkan, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (4/3).

Dalam KTT IORA pertama ini, Indonesia sebagai ketua mengambil tema keamanan di Samudra Hindia. Untuk menguatkan wilayah di pesisir salah satu samudra terbesar di dunia itu, diperlukan dorongan untuk membuatnya aman dan lebih baik.

Ada beberapa alasan yang membuat IORA dibentuk untuk mengurusi keamanan di Samudera Hindia dan yang paling utama adalah semakin menguatnya wilayah Samudra Hindia sehingga dibutuhkan suatu dorongan untuk bekerja lebih nyata dan menjawab segala tantangan di sana," ujar Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Desra Percaya beberapa waktu lalu.

Desra yang juga nantinya akan mengetuai pertemuan tingkat pejabat tinggi, menuturkan, ada sekitar 2,7 miliar penduduk di tepi Samudra Hindia. Artinya, sekitar sepertiga penduduk dunia bertempat di wilayah tersebut.

peta samudra hindia

Peta Samudra Hindia ©2015 Merdeka.com

"Karena ini merupakan wilayah strategis, banyak penduduk berada di sana. Selain itu, Samudera Hindia juga merupakan jalur transportasi utama dunia. Sekitar 70 persen transportasi seperti minyak, gas, zat alam, mineral, serta penangkapan ikan dilakukan di sana," papar Desra.

Selain itu, kata Desra, jika ditarik satu garis lurus di peta untuk membelah lautan Samudera Hindia maka akan teridentifikasi beberapa persoalan di laut tersebut.

"Jika kita tarik garis lurus, kita bisa melihat adanya potensi natural disaster seperti tsunami. Dan jika ditarik ke kiri, maka bisa dilihat adanya potensi man made disaster seperti piracy, dan penangkapan kekayaan laut ilegal. Karena itu, pengamanan kawasan Samudera Hindia sangat diperlukan sebelum semuanya menjadi ruwet jadi bisa kita selesaikan bersama-sama," tandasnya.

Langkah ke depan IORA tidak dapat dilepaskan pula dari perubahan geopolitik dunia saat ini. Menlu menambahkan, Selama keketuaan Indonesia, melihat IORA menghadapi situasi saat ini menghadapi tantangan masa depan diperlukan satu dorongan dari para pemimpin, agar IORA mampu berjalan cepat, lebih responsif, lebih mengoptimalkan potensi yang ada.

Karena itu, selama keketuaan Indonesia, mengusulkan KTT sekaligus merayakan 20 tahun berdirinya IORA.

Mensesneg Pratikno pun menambahkan bahwa dari sisi domestik, Presiden sudah mencanangkan Indonesia sebagai poros maritim dunia dan APEC sudah kuat, kini saatnya Indonesia mendukung di Samudera Hindia ini. KTT IORA ini merupakan tonggak baru bagi Indonesia dan IORA sendiri.

Hingga saat ini tercatat 16 pemimpin dan lima menteri hadir dalam perhelatan KTT IORA ini. Tingginya jumlah petinggi yang hadir, diakui melebihi harapan sebelumnya.

(mdk/che)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP