Tengkorak-tengkorak itu ditemukan dalam sebuah penggalian di lokasi rencana pembangunan hotel di Dublin, Irlandia.
Advertisement
Penggalian ini dikerjakan oleh Beannchor yang akan membangun hotel Bullitt Dublin di lokasi tersebut. Dilansir BBC, biara itu dulunya dipakai oleh Ordo Savigniac dan Cistercian dan dibuka pada abad ke-12.
Sumber: BBC
Hasil uji karbon terhadap salah satu makam menyatakan temuan itu umurnya 100 tahun lebih tua dari munculnya pemukiman warga Nasrani di lokasi tersebut sebelum biara Santo Maria dibangun. (Foto: PA Media)
Advertisement
Penyelidikan arkeologis di lokasi yang sebelumnya adalah Boland Bakery itu menemukan pondasi bangunan berasal dari tahun 1600-an.
Temuan ini berdekatan dengan dengan lokasi gereja Presbyteria yang berasal dari 1667.
Sumber: BBC
Advertisement
Temuan tengkorak-tengkorak itu akan dikirimkan ke National Monuments Services untuk diteliti lebih lanjut. Sementara temuan lain di lokasi itu akan dimasukkan dalam desain kompleks hotel baru. (Foto: PA Media)
Beannchor Group, kontraktor yang sudah biasa membangun hotel mewah dan bar di Irlandia Utara, dikenal sering menemukan bangunan bersejarah di masa lalu, termasuk Hotel Merchant Belfast yang dulunya adalah bangunan bank.
Proyek pembangunan hotel ini disebut-sebut adalah yang terbesar dan paling kompleks sampai hari ini.
Advertisement
Advertisement
Edmond O'Donovan, direktur penggalian dari Courtney Deery Heritage Consultancy (CDHC) mengatakan biara Santo Maria adalah biara abad pertengahan terbesar di Irlandia hingga hari ini.
"Bangunan itu dihancurkan pada 1540 oleh Henry VIII dan kemudian menjadi gereja Presbyterian pada abad ke-17," kata O'Donovan.
"Salah satu yang menarik dan menggembirakan dari penggalian ini adalah kami menemukan lokasi banyak makam yang cukup tua," kata dia. Hotel Bullitt Dublin rencananya akan dibuka pada 2025. (Foto: PA Media)
Advertisement