Hantu di China meneror warga, tebar kotoran manusia dan air seni

Jumat, 5 Agustus 2016 13:09 Reporter : Ardyan Mohamad
Hantu di China meneror warga, tebar kotoran manusia dan air seni Sosok hantu terekam CCTV meneror penghuni apartemen di Yunnan. ©2016 Merdeka.com/SCMP

Merdeka.com - Warga apartemen di Kota Dali, Provinsi Yunnan, China, sebulan lalu diteror sosok putih yang menebar kotoran manusia serta air seni di pintu rumah tertentu. Belakangan polisi berhasil menangkap 'hantu' itu, yang ternyata seorang pria berambut panjang.

South China Morning Post melaporkan, Jumat (5/8), pelaku meneror korbannnya sejak Januari lalu. Sang korban, perempuan bermarga Yang, mengaku belasan kali menemukan kotoran manusia dan air seni saat membuka pintu apartemen.

Yang akhirnya berinisiatif memasang kamera pengintai (CCTV) di luar pintu apartemennya. Hantu usil itu akhirnya tertangkap kamera awal Juli 2016. Sosok itu berupa lelaki berambut panjang yang memakai kostum putih, serta topeng hantu. Pelaku awalnya beraksi siang hari, namun belakangan lebih sering datang malam-malam menebar kotoran manusia. Dalam aksi terakhirnya, pelaku menghancurkan kamera CCTV milik Yang.

Berbekal bukti bahwa seseorang memakai kostum hantu, lalu menyebar kotoran di rumahnya, Yang melaporkan kasus ini ke polisi. Sempat kesulitan melacak pelaku, aparat baru bisa menangkap si hantu pada 31 Juli lalu.

Pelaku, disebut bermarga Wang, akhirnya mengakui perbuatannya karena polisi menemukan kostum, topeng, serta botol-botol penuh urin di rumahnya.

Wang diduga polisi disewa oleh orang yang tidak suka dengan Yang. Wanita korban teror itu pernah mendapat surat kaleng, isinya menuding Yang merusak rumah tangga seseorang. Pelaku ditahan 20 hari untuk pemeriksaan, sebelum nanti akan diajukan ke pengadilan atas dakwaan merusak properti milik orang lain. [ard]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. China
  3. Dunia Hantu
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini