George Soros: Ukraina Bisa Jadi Awal Perang Dunia Ketiga

Rabu, 25 Mei 2022 18:29 Reporter : Pandasurya Wijaya
George Soros: Ukraina Bisa Jadi Awal Perang Dunia Ketiga George Soros. REUTERS

Merdeka.com - Miliuner kelahiran Hungaria George Soros, 91 tahun, hari kemarin mengatakan invasi Rusia ke Ukraina bisa jadi adalah awal dari Perang Dunia Ketiga dan dengan demikian cara terbaik untuk mempertahankan kebebasan sipil yaitu negara Barat harus mengalahkan pasukan Presiden Vladimir Putin.

Soros yang dikenal sebagai ahli keuangan itu menggambarkan perang di Ukraina sebagai pertarungan yang lebih luas antara masyarakat terbuka dan masyarakat tertutup seperti China dan Rusia.

"Invasi ini bisa jadi awal dari Perang Dunia Ketiga dan peradaban kita bisa tidak bertahan," kata Soros dalam acara Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, dalam teks pidatonya yang dirilis kantornya dan dilansir Reuters, Rabu (25/5).

"Cara terbaik dan mungkin satu-satunya cara mempertahankan peradaban kita adalah dengan mengalahkan Putin secepatnya. Itu intinya."

Soros mengatakan, Putin saat ini meyakini invasi ini adalah sebuah kesalahan dan dia siap untuk bernegosiasi gencatan senjata.

"Tapi gencatan senjata tidak bisa dicapai karena dia tidak bisa dipercaya," kata Soros. "Makin lemah dia, makin sulit diprediksi."

Soros menuturkan Uni Eropa harus memahami Putin bisa memutus pasokan gas Rusia yang saat ini memenuhi sekitar 40 persen kebutuhan Eropa dan "itu menyakitkan".

Soros menyebut Rusia, negara dengan wilayah terbesar, dan China, negara dengan ekonomi kedua terbesar dunia, sebagai pemimpin kelompok "masyarakat tertutup" yang memaksa warganya untuk patuh pada negara.

"Rezim represif kini berkuasa dan masyarakat terbuka kini terkepung," kata Soros. "Kini China dan Rusia mewakili gambaran sebagai ancaman besar terhadap masyarakat terbuka." [pan]

Baca juga:
Intelijen Ukraina: Putin Selamat dari Upaya Pembunuhan
Presiden Ukraina Hanya Bersedia Temui Putin untuk Akhiri Perang
YouTube Hapus 70 Ribu Video Konflik Rusia dan Ukraina
Starbucks Resmi Keluar dari Rusia Setelah Hampir 15 Tahun Beroperasi
Pengamat Militer Rusia Punya Pandangan Mengejutkan tentang Perang di Ukraina
Moskow: AS Rekrut Militan ISIS untuk Berperang di Ukraina
Presiden Ukraina Ganti Panglima Perang Tanpa Beri Alasan
McDonald Putuskan Berhenti Beroperasi di Rusia Selamanya Setelah 30 Tahun

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini