Gara-gara ngebut, lelaki Amerika ketahuan punya 50 bom di mobil
Merdeka.com - Seorang lelaki di Negara Bagian Ohio, Amerika Serikat ngebut dan kendaraannya diberhentikan oleh polisi. Ternyata dia membawa 50 bom dan 4 senjata api.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Rabu (8/1), Andrew Scott Boguslawski ditahan sebab membawa benda-benda mencurigakan. "Dia juga membawa peralatan lain mendukung peledakan termasuk pengontrolnya," ujar jaksa wilayah Madison Nick Adkins.
Penyelidik mencoba mencari tahu motif lelaki itu membawa senjata dan bom. Dia didenda dan harus membayar uang jaminan sekitar Rp 12,2 juta.
Menurut petugas mereka terpaksa menghentikan Scott sebab dia memacu mobilnya 130 kilometer per jam di area maksimal 100 kilometer per jam. Dia juga berbohong dengan mengatakan tidak memiliki senjata.
"Namun setelah saya memberi surat tilang, saya melihat senapan diapit lututnya. Kami segera menyuruhnya turun dan angkat tangan," ujar Adkins.
Scott mengatakan semua barang-barangnya mempunyai izin namun tidak satu pun terdaftar di pengadilan. Polisi juga membaca tempelan provokatif bergambar senapan dan tulisan, "jika anda bisa membaca ini berarti anda sedang menjadi target".
Lelaki itu kini dalam pengawasan penuh dan mereka memeriksa jika ada kaitannya dengan terorisme. (mdk/din)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya