FOTO: Super Ketat Kemanan saat Deportasi 250 Imigran Terduga Anggota Geng Kriminal ke Penjara CECOT El Salvador
Kedatangan terduga anggota geng Venezuela Tren de Aragua untuk dipenjara di penjara Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) El Salvador, Minggu (15/03/2025).
Kedatangan terduga anggota geng Venezuela Tren de Aragua yang dideportasi oleh pemerintah AS untuk dipenjara di penjara Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di Bandara Internasional El Salvador di San Luis Talpa, El Salvador, (16/03/2025) (Reuters/ Sektetariat Pers Kepresidenan EL Salvador)
ADVERTISEMENT
250 orang yang diduga anggota geng, sebagian besar berasal dari Venezuela dideportasi Amerika Serikat ke El Salvador, Minggu (16/03/2025) waktu setempat. Kedatangan anggota geng Venezuela Tren de Aragua dikawal ketat aparat bersenjata lengkap sejak tiba di bandara hingga dimasukkan ke penjaraCECOT yang dikenal super ketat di El Salvador.
Deportasi ini dilakukan berdasarkan Alien Enemies Act of 1798, undang-undang yang memungkinkan presiden AS untuk mendeportasi warga negara asing yang dianggap sebagai ancaman selama masa perang. Presiden El Salvador, Nayib Bukele, menyatakan bahwa para anggota geng ini akan ditahan di penjara berkeamanan tinggi selama seumur hidup.
Kedatangan terduga anggota geng Venezuela Tren de Aragua yang dideportasi oleh pemerintah AS untuk dipenjara di penjara Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di Bandara Internasional El Salvador di San Luis Talpa, El Salvador, (16/03/2025) Reuters/ Sektetariat Pers Kepresidenan EL SalvadorKedatangan terduga anggota geng Venezuela Tren de Aragua yang dideportasi oleh pemerintah AS untuk dipenjara di penjara Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di Bandara Internasional El Salvador di San Luis Talpa, El Salvador, (16/03/2025) Reuters/ Sektetariat Pers Kepresidenan EL SalvadorKedatangan terduga anggota geng Venezuela Tren de Aragua yang dideportasi oleh pemerintah AS untuk dipenjara di penjara Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di San Luis Talpa, El Salvador, (16/03/2025) Reuters/ Sektetariat Pers Kepresidenan EL SalvadorKedatangan terduga anggota geng Venezuela Tren de Aragua yang dideportasi oleh pemerintah AS untuk dipenjara di penjara Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di San Luis Talpa, El Salvador, (16/03/2025) Reuters/ Sektetariat Pers Kepresidenan EL SalvadorKedatangan terduga anggota geng Venezuela Tren de Aragua yang dideportasi oleh pemerintah AS untuk dipenjara di penjara Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di Bandara Internasional El Salvador di San Luis Talpa, El Salvador, (16/03/2025) Reuters/ Sektetariat Pers Kepresidenan EL SalvadorKedatangan terduga anggota geng Venezuela Tren de Aragua yang dideportasi oleh pemerintah AS untuk dipenjara di penjara Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di San Luis Talpa, El Salvador, (16/03/2025) Reuters/ Sektetariat Pers Kepresidenan EL SalvadorKedatangan terduga anggota geng Venezuela Tren de Aragua yang dideportasi oleh pemerintah AS untuk dipenjara di penjara Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di San Luis Talpa, El Salvador, (16/03/2025) Reuters/ Sektetariat Pers Kepresidenan EL SalvadorKedatangan terduga anggota geng Venezuela Tren de Aragua yang dideportasi oleh pemerintah AS untuk dipenjara di penjara Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di San Luis Talpa, El Salvador, (16/03/2025) Reuters/ Sektetariat Pers Kepresidenan EL SalvadorKedatangan terduga anggota geng Venezuela Tren de Aragua yang dideportasi oleh pemerintah AS untuk dipenjara di penjara Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di San Luis Talpa, El Salvador, (16/03/2025) Reuters/ Sektetariat Pers Kepresidenan EL Salvador
Operasi Militer AS Venezuela pada Sabtu (3/1) dilaporkan menewaskan 80 orang dan berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro serta istrinya, Cilia Flores, atas tuduhan narkoba.
Presiden Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat di Tabanan sekaligus mendorong perluasan akses pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu
Seorang bayi Palestina berusia tujuh bulan meninggal dunia setelah mobil yang ditumpanginya bersama keluarga ditembaki pasukan Israel di Hebron, Tepi Barat.