Puluhan ribu warga Palestina, yang berbulan-bulan lalu diusir secara paksa oleh Israel, kini kembali ke kampung halaman mereka di Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 19 Januari 2025. Mereka memberanikan untuk pulang setelah gencatan senjata Israel dan Hamas resmi dimulai.
Dalam foto-foto yang diperoleh AFP, pada Senin (20/1/2025), terlihat sejumlah warga berjalan melewati lanskap apokaliptik yang dipenuhi tumpukan puing dan bangunan luluh lantak.
Selain itu, beberapa dari mereka tampak terkejut ketika menjumpai rumahnya dalam kondisi sudah hancur lebur. Mereka tak bisa memendam kesedihan saat rumahnya yang dulu menjadi tempat aman bagi keluarga kini tersisa puing-puing saja.
Sebagaimana diketahui, Israel dan Hamas telah mencapai kesepakatan gencatan senjata. Perjanjian yang sangat dinanti-nantikan ini resmi berlaku pada Minggu (19/1/2025) pagi waktu setempat.
Gencatan senjata ini diharapkan menjadi akhir dari perang mengerikan yang telah menewaskan lebih dari 46.900 orang, menghancurkan sebagian besar wilayah kantong yang terkepung, dan menyebabkan lebih dari 2 juta orang mengungsi.