Aksi mogok massal ini sebagai bentuk protes terhadap serangan udara militer zionis Israel yang telah membunuh wakil pemimpin Hamas Saleh al-Aruri di Beirut, Lebanon pada (2/1/2024).
Advertisement
Tewasnya wakil pemimpin Hamas, Saleh al-Aruri di Beirut, Lebanon pada (2/1/2024) lalu, telah memunculkan reaksi protes warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat.
Warga Palestina di Kota Nablus, Tepi Barat kembali melakukan aksi mogok massal aktivitas perdagangan di pasar-pasar hingga pertokoan.
Aksi tersebut membuat suasana pasar-pasar maupun pertokoan di Kota Nablus terlihat sepi.
Para pemiliki toko dan pelaku usaha di sana menutup lapak mereka sebagai bentuk protes terhadap Israel.
Akibat aksi mogok massal ini aktivitas perdagangan dan perekonomian di pasar Kota Nablus lumpuh.
Advertisement
Otoritas Palestina mengumumkan aksi mogok massal aktivitas perdagangan di pasar maupun di pertokoan pada 3 Januari 2024.
Aksi ini sebagai bentuk protes terhadap serangan udara militer zionis Israel yang telah pembunuhan wakil pemimpin Hamas Saleh al -Aruri di ibu kota Lebanon, Beirut pada (2/1/2024) lalu.
Selain Kota Nablus, pasar dan pertokoan di Kota Tua Yerusalem juga terlihat melakukan aksi mogok massal serupa.
Terlihat toko-toko yang tutup dan hanya beberapa orang melintas di area tersebut .
Advertisement
Sejumlah warga melewati toko-toko yang tutup selama aksi mogok massal perdagangan sebagai bentuk protes terhadap Israel yang telah melakukan pembunuhan pejabat senior Hamas, Saleh al-Arouri, di Lebanon.