Pengunjuk rasa membentangkan spanduk bertuliskan 'Stop bombing children' saat menggelar aksi solidaritas untuk Palestina di London, Inggris, pada 28 Mei 2024. Dalam aksinya, ribuan pengunjuk rasa di London ini mengecam genosida yang dilakukan Israel di Jalur Gaza, Palestina. Foto: Benjamin Cremel/AFP
Advertisement
Mereka juga mengutuk serangan burtal dan biadab yang dilakukan Israel terhadap kamp pengungsian warga Palestina di Rafah, Jalur Gaza, pada Minggu (26/5) malam. Foto: Benjamin Cremel/AFP
Kamp pengungsian yang seharusnya menjadi zona aman bagi warga sipil Palestina ternyata juga menjadi target serangan Israel.
Sebanyak 45 orang tewas dalam serangan biadab tersebut, di mana sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak. Foto: Benjamin Cremel/AFP
Menurut laporan kantor berita Al Jazeera, saksi mata mengatakan setidaknya delapan rudal menghantam kamp pengungsian Rafah. Foto: Benjamin Cremel/AFP
Advertisement
Saat rudal Israel menghantam, api menyebar dengan cepat, meratakan perkemahan hingga rata dengan tanah. Beberapa orang dilaporkan tewas setelah terbakar hidup-hidup. Foto: Benjamin Cremel/AFP
Massa pro-Palestina di Inggris ini juga menyerukan gencatan senjata antara pasukan zionis Israel dan kelompok Hamas di Jalur Gaza. Foto: Benjamin Cremel/AFP
Advertisement
Sementara, aksi solidaritas untuk Palestina di London, Inggris, ini diikuti sekitar 10.000 orang. Foto: Benjamin Cremel/AFP
Sejumlah pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan saat menggelar aksi solidaritas untuk Palestina di London, Inggris, pada 28 Mei 2024. Foto: Benjamin Cremel/AFP
Advertisement
Pengunjuk rasa membawa berbagai poster seruan kemerdekaan Palestina saat menggelar aksi solidaritas untuk Palestina di London, Inggris, pada 28 Mei 2024. Foto: Benjamin Cremel/AFP