Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diserbu tikus, Parlemen Inggris ingin pelihara kucing

Diserbu tikus, Parlemen Inggris ingin pelihara kucing Gedung Parlemen Inggris, di Ibu Kota London. shutterstock

Merdeka.com - Anggota Parlemen Inggris sedang pusing. Bukan akibat pembahasan undang-undang, tapi keberadaan tikus yang makin banyak berseliweran di gedung wakil rakyat Britania Raya.

Isu ini terus dibahas oleh para anggota Majelis Rendah (House of Commons), seperti dilansir Times of India, Jumat (24/10). Beberapa wakil rakyat usul agar satuan pengamanan parlemen memelihara kucing.

"Tapi ada hitungan memelihara satu atau dua ekor kucing tidak cukup mengatasi tikus di dalam gedung. Sementara kalau banyak kucing dipelihara, bisa menimbulkan masalah tersendiri," kata anggota house of commons John Thurso.

Tikus mulai meresahkan parlemen Inggris beberapa bulan terakhir. Legislator Anne McIntosh menyatakan, hewan pengerat itu banyak bermunculan di sekitar dapur gedung dewan. Dia usul, kucing buat mengatasi populasi tikus itu diambil dari penampungan hewan liar di Ibu Kota London.

"Kita harus melakukan sesuatu, populasi tikus di gedung ini sudah tidak terkontrol dan bisa menimbulkan dampak pada kesehatan," kata Anne.

Masalah tikus nakal bukan cuma dialami parlemen. Pada 2011, Perdana Menteri Inggris David Cameron juga memelihara kucing karena rumah dinasnya di kawasan Downing Street diserbu puluhan tikus. Kucing diberi nama Larry itu jadi terkenal.

Kendati demikian, Larry dikritik lantaran tak becus bekerja. Bukannya memburu tikus, surat kabar the Daily Mail mendapat bocoran kalau kucing itu hanya bermain di sofa dan tidur sepanjang hari. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP