Di Irlandia bendera Palestina berkibar di balai kota
Merdeka.com - Dewan Kota Dublin Irlandia mengibarkan bendera Palestina di Balai Kota sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina yang hidup di bawah jajahan Israel. Rencananya, pengibaran bender tersebut akan dilakukan sampai akhir bulan ini.
Pengibaran bendera ini digagas oleh anggota dewan sayap kiri pendiri "People Before Profit", John Lyons. John kemudian membawa usulannya ke hadapan anggota dewan lain di mana sebagian besar menyetujui usulannya.
Keputusan untuk mengibarkan bendera Palestina ini juga didukung oleh Sinn Fein dan anggota Partai Sayap Kiri dengan perolehan suara 42 berbanding 11 dengan tujuh di antaranya memilih abstain. Sementara itu, anggota Partai Sayap Kanan dengan tegas menentang prakarsa ini.
"Gerakan ini dilakukan sebagai isyarat solidaritas kami terhadap orang-orang Palestina yang tinggal di bawah pendudukan Israel. Mereka yang berada di Tepi Barat dan Gaza selama ini tidak memiliki hak demokrasi di Tanah Air mereka sendiri," demikian pernyataan dewan seperti dilansir dari laman Rusia Today, Rabu (10/5).
Sementara itu, penasihat Sinn Fein, Larry O'Toole, mengatakan bahwa dirinya merasa bangga bisa ikut menyuarakan dukungan terhadap rakyat Palestina melalui pengibaran bendera.
"Saya bangga karena ikut mendukung bendera Palestina untuk berkibar di Balai Kota dewan kota Dublin. Ini adalah tindakan solidaritas internasional. Dublin memiliki tradisi solidaritas yang membanggakan dengan beberapa sejarahnya," tulis O'Toole dalam akun media sosial Facebooknya.
Sementara itu, ketua aktivis Solidaritas Irlandia-Palestina (IPSC), Fatin Al-Tamimi menyambut baik pengumuman ini saat pertama kali melihatnya di Facebook. Dia mengaku tidak bisa mengungkapkan rasa terima kasihnya lewat kata-kata lagi.
"Para pengungsi yang menjadi korban pembersihan etnik ini berjumlah jutaan. Dan semuanya masih menolak untuk dikembalikan ke negaranya karena merasa terintimidasi. Karena itu kami berterima kasih kepada orang-orang Irlandia atas dukungan mereka," ungkap Al-Tamimi.
Kendati demikian, dalam sebuah surat yang dikirim Duta Besar Israel untuk Irlandia Ze'ev Boker kepada anggota dewan jelang pemungutan suara, dia mengatakan bahwa pengibaran bendera ini bisa berakibat muatan politis karena hal ini serupa penyampaian pesan negatif terhadap komunitas Yahudi di Irlandia.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya