Dewa Petir Suku Maya Muncul di Jalur Kereta Meksiko
Merdeka.com - Para arkeolog dari Institut Antropologi dan Sejarah Nasional (INAH) menemukan patung langka dewa petir milik Suku Maya.
Dewa ini bernama K'awiil. Patungnya ditemukan di Meksiko saat pembangunan proyek Kereta Maya.
K'awiil sering diasosiasikan dengan petir, ular, kesuburan, dan jagung. Dewa ini digambarkan memiliki kepala seperti binatang dengan mata besar, moncong panjang ke atas, dan kaki ular yang terlihat lemah melambangkan sambaran petir.
Hanya tiga patung K'awiil yang pernah ditemukan di dunia. Patung-patung ini berasal dari Kota Tikal di Guatemala.
Patung K'awiil terbaru merupakan bagian dari sebuah guci. Tubuhnya menggambarkan wajah dewa matahari dengan dugaan kepala K'awill tergambar di tutup guci tersebut.
Bolon Dzacab
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comNama K'awill disebut dalam deskripsi ritual Tahun Baru Maya yang ditulis oleh uskup Fransiskan Spanyol, Diego de Landa Calderón. Dewa petir ini disebut sebagai Bolon Dzacab selama abad ke-16.
Bolon Dzacab adalah sekelompok dewa "Generasi yang Tak Terhitung" meliputi dewa petir, pelindung panen, dan benih.
Patung K'awiil terbaru ditemukan selama pembangunan proyek Kereta Maya di Meksiko. Kereta ini akan melayani rute sepanjang 1.525 kilometer melintasi Semenanjung Yucatán, dengan jalur yang dibangun di Bagian 7 dengan rute melewati Bacalar, Quintana, Roo, Escárcega, dan Campeche. Kereta ini dijadwalkan rampung pada 2024.
Penggalian untuk pembangunan kereta ini juga mengungkap struktur, termasuk platform dan bangunan berkubah yang rencananya akan dilestarikan dan didokumentasikan oleh para arkeolog.
Reporter magang: Yobel Nathania
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya