Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

China digempur Filipina soal pembangunan di Laut China Selatan

China digempur Filipina soal pembangunan di Laut China Selatan China bangun radar di Laut China Selatan. ©REUTERS/CSIS Asia Maritime Transparency Initiative

Merdeka.com - China berada di bawah tekanan pada pertemuan puncak KTT ASEAN, di Laos, kemarin. Saat bertemu di KTT ASEAN-China, Filipina memperlihatkan gambar-gambar di mana China berusaha untuk membangun pulau buatan di wilayah mereka.

Dalam foto yang ditunjukkan Filipina, terlihat beberapa kapal China berada di wilayah Scarborough Shoal yang secara hukum internasional memang milik Manila. China mengatakan kapal mereka berada di sana hanya untuk melakukan patroli saja.

Namun, gambar-gambar yang ditunjukkan Filipina membuktikan kapal-kapal Beijing di Scarborough Shoal mampu melakukan pengerukan pasir dan kegiatan lain yang diperlukan untuk membangun sebuah pulau buatan.

"Kami sangat prihatin atas perkembangan terakhir dan sedang berlangsung di wilayah Laut China Selatan," seperti dikutip dari pernyataan bersama pemimpin negara ASEAN dalam KTT ASEAN di Vientiane, Laos, seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis (8/9).

Meski bukti sudah ada, seorang pejabat pemerintah Amerika Serikat mengatakan pihaknya tidak mendeteksi aktivitas yang tidak biasa di wilayah perairan tenang dengan ikan yang banyak tersebut.

"Kehadiran Angkatan Laut dan penjaga perbatasan China di sana sudah kami amati sejak beberapa bulan lalu dan tidak ada peningkatan aktivitas," ujar pejabat itu.

China sendiri mengklaim hampir semua wilayah di Laut China Selatan. Wilayah perairan tersebut dikenal dengan jalur sutera di mana perdagangan senilai USD 5 triliun lewat setiap tahunnya.

Wilayah Laut China Selatan menjadi klaim beberapa negara di Asia Tenggara juga seperti Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, dan Vietnam.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP