Zohran Mamdani terpilih menjadi calon wali kota New York dari partai Demokrat, mengalahkan mantan Gubernur New York, Andrew Cuomo. Jika menang dalam pemilihan umum pada 4 November mendatang, Mamdani akan menjadi wali kota muslim pertama New York City (NYC).
Mamdani (33), adalah seorang sosialis demokratik yang terkenal dengan sikap politiknya yang pro-Palestina dan anti-Zionis. Dia merupakan imigran keturunan India-Uganda.
Dikutip dari TRT World, Rabu (25/6), Mamdani merupakan anggota Majelis New York perwakilan Queens yang sebelumnya kurang dikenal. Kemenangannya mengejutkan dunia politik yang dinilai karena jangkauan viral dan progresivisme yang digerakkan oleh kaum muda.
Rivalnya, Andrew Cuomo, mengakui kekalahan dan menyatakan Mamdani layak menang.
"Malam ini adalah miliknya. Dia layak. Dia menang," kata Cuomo.
Dalam wawancaranya baru-baru ini dengan Mehdi Hasan, Mamdani mengatakan akan menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu jika buronan penjahat perang itu menginjakkan kaki di NYC.
"Sebagai wali kota, New York City akan menangkap Benjamin Netanyahu. Ini adalah kota yang nilai-nilai kami sejalan dengan hukum internasional," jelasnya.
Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menerbitkan surat penangkapan Netanyahu pada November tahun lalu atas kejahatan perang dan kemanusiaan di Gaza. ICC memerintahkan negara yang menandatangani perjanjian ICC untuk menangkap penjahat perang tersebut. Namun AS bukan termasuk penandatangan perjanjian ICC.
"Sudah waktunya kami seharusnya melangkah maju dan memperjelas apa yang ingin kami lakukan untuk menunjukkan kepemimpinan yang hilang dalam pemerintahan federal," tegasnya.