Begini Penampakan Foto Mikroskopis Virus Corona dan Asal Usul Namanya

Minggu, 16 Februari 2020 15:03 Reporter : Merdeka
Begini Penampakan Foto Mikroskopis Virus Corona dan Asal Usul Namanya penampakan virus corona. ©NIAID-RML

Merdeka.com - Wabah virus corona hingga hari ini sudah menjangkiti 9.720 orang dan merenggut 213 jiwa.

Seorang pejabat kesehatan China mengatakan sebanyak 1.716 petugas kesehatan telah terinfeksi virus corona, dan enam dari mereka telah meninggal, Jumat (14/2). Wakil Menteri Komisi Kesehatan Nasional Zeng Yixin bahkan mengatakan bahwa jumlah staf medis yang terinfeksi meningkat.

"Saat ini, tugas-tugas petugas medis memang sangat berat, kondisi kerja dan istirahat mereka terbatas, tekanan psikologisnya besar, dan risiko infeksi tinggi," kata Zeng, dikutip dari Reuters, Jumat (14/2).

Sebelumnya, Rocky Mountain Laboratories (RML) di National Institute of Allergy and Infectious Diseases atau Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular di Amerika Serikat mengungkapkan beberapa gambar pertama dari SARS-CoV-2, Virus Corona baru yang telah membuat lebih dari 60.000 orang terinfeksi dan menewaskan 1.370 lainnya dalam wabah yang dimulai di Wuhan, China.

1 dari 1 halaman

Virus itu disebutkan sebagai gumpalan infeksi kecil yang terbuat dari DNA atau RNA yang terbungkus dalam mantel protein. Mereka terlalu kecil untuk dilihat oleh mikroskop cahaya tipikal.

Dikutip dari Live Science, Jumat (14/2), para peneliti di RML mencitrakan sampel virus dan sel yang diambil dari pasien AS yang terinfeksi COVID-19 (nama baru untuk penyakit yang disebabkan oleh SARS-CoV-2) menggunakan dua jenis mikroskop resolusi tinggi - mikroskop elektron pemindaian dan mikroskop elektron transmisi.

Keduanya menggunakan sorotan elektron yang terfokus daripada sorotan cahaya untuk sampel gambar. (Warna ditambahkan kemudian ke gambar.)

Virus SARS-COV-2 terlihat mirip dengan Middle East respiratory syndrome coronavirus (MERS-CoV) yang muncul pada 2012, dan severe acute respiratory syndrome coronavirus (SARS-CoV) yang muncul pada 2002.

Itu karena ketiga virus ini berada dalam keluarga yang sama dengan "virus corona," yang dinamai karena bentuknya yang seperti mahkota (paling jelas terlihat pada gambar elektron transmisi). Sedangkan kata "corona" dalam bahasa Latin berarti "mahkota.

Reporter: Tanti Yulianingsih

Sumber: Liputan6.com [pan]

Baca juga:
Wali Kota Kendari Akan Jemput Langsung Mahasiswi Usai Jalani Observasi di Natuna
Selasa, 4 Mahasiswi Asal Sultra dari Wuhan Dijadwalkan Tiba di Kendari
Begini Penampakan Foto Mikroskopis Virus Corona dan Asal Usul Namanya
Remaja Ini Tega Tusuk Seorang Kakek karena Berebut Cairan Antiseptik
China Kembangkan Alat Mampu Deteksi Pengidap Virus Corona Dalam Waktu 8-15 Menit
Wabah Corona, Gereja di Singapura Imbau Warga Ikut Ibadah Online di Rumah

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini