Ada Catatan Kecil di Samping Mayat Jurnalis Meksiko yang Sering Meliput Kartel Narkoba, Isinya Bikin Merinding

Kematian Beltran semakin memperpanjang daftar jurnalis yang kehilangan nyawa di Meksiko selama tahun ini.

Khairisa Ferida
Oleh Khairisa Ferida - Reporter
Ada Catatan Kecil di Samping Mayat Jurnalis Meksiko yang Sering Meliput Kartel Narkoba, Isinya Bikin Merinding
Miguel Angel Beltran (news.com.au)

Seorang jurnalis asal Meksiko yang sering meliput kegiatan kartel narkoba ditemukan meninggal dunia pada hari Sabtu (25/10/2025) di tepi jalan, dengan sebuah catatan tergeletak di samping tubuhnya. Berita ini dilaporkan oleh media tempatnya bekerja. Menurut informasi dari situs berita Contexto de Durango, jasad Miguel Angel Beltran ditemukan terbungkus selimut di jalan raya yang menghubungkan Negara bagian Durango dengan Mazatlan, sebuah kota di Negara Bagian Sinaloa yang terkenal sebagai wilayah yang dikuasai oleh kartel narkoba.

Beltran diidentifikasi oleh putranya, yang terakhir kali melihat ayahnya pada hari Kamis (23/10) saat mereka berangkat kerja bersama. Di dekat jasadnya, terdapat sebuah catatan yang, menurut laporan media setempat, berbunyi: "Karena menyebarkan tuduhan palsu terhadap rakyat Durango." Melansir CNN, catatan semacam ini sering ditinggalkan oleh kartel sebagai bentuk peringatan bagi siapa pun yang berani menantang mereka.

Sepanjang kariernya, Beltran telah bekerja untuk berbagai media, termasuk Contexto, dan juga mengelola sebuah blog serta akun TikTok yang berfokus pada berita kejahatan dan isu sosial lainnya. Beberapa hari sebelum kematiannya, ia sempat mengunggah video di TikTok yang membahas penangkapan seorang tersangka pemimpin geng.

"Kami sangat berduka atas kepergian rekan jurnalis kami, Miguel Angel Beltran. Tim Contexto de Durango turut merasakan kesedihan mendalam yang dialami keluarga dan teman-temannya, serta mendoakan agar mereka diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi kehilangan yang tak tergantikan ini," ungkap Contexto de Durango.

Menurut laporan dari Reporters Without Borders, Meksiko merupakan salah satu negara yang paling berbahaya di dunia bagi para jurnalis. Beltran menjadi jurnalis kesembilan yang terbunuh di negara tersebut sepanjang tahun ini. Inter American Press Association juga mengecam keras pembunuhan Beltran dan mendesak pihak berwenang untuk memastikan agar kasus ini tidak dibiarkan tanpa hukuman.

Rekomendasi