Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

15 Anggota Militer AS Dihukum karena Bocorkan Informasi tentang Perang

15 Anggota Militer AS Dihukum karena Bocorkan Informasi tentang Perang

15 Anggota Militer AS Dihukum karena Bocorkan Informasi tentang Perang

Dokumen intelijen rahasia dibocorkan secara daring.

Sebanyak 15 perwira Angkatan Udara Nasional Amerika Serikat (AS) dijatuhi hukuman karena gagal menghentikan rekan junior yang diduga membocorkan dokumen rahasia secara daring.

Jack Teixeira didakwa atas enam tuduhan menyimpan dan menyebarkan informasi rahasia. Laporan Angkatan Udara menyatakan para perwira "mengetahui aktivitas pencarian intelijennya" tetapi gagal menghentikannya, meskipun tidak ada atasannya yang mengetahui seluruh aktivitas online Teixeira.

Sumber: BBC

15 Anggota Militer AS Dihukum karena Bocorkan Informasi tentang Perang

Jaksa mengatakan Teixeira mengunggah puluhan dokumen rahasia secara online dalam salah satu kebocoran terbesar materi intelijen AS dalam beberapa tahun.

Foto: Jack Teixeira (Facebook)

Teixeira dituduh mengunggah puluhan dokumen di Discord, platform sosial populer di kalangan gamer, untuk membuat terkesan teman daringnya. Dokumen yang bocor termasuk penilaian rinci AS tentang perang di Ukraina dan operasi mata-mata terhadap sekutu AS. Mereka juga menyebarkan informasi yang menunjukkan seberapa jauh intelijen AS menembus Rusia dan materi tentang berbagai negara dan topik lain.

Teixeira tetap ditahan menunggu persidangan dan terancam 15 tahun penjara jika dinyatakan bersalah.

Teixeira, yang berusia 21 tahun saat penangkapannya pada April, bekerja sebagai ahli operasi pertahanan siber di Sayap Intelijen ke-102 Angkatan Udara Nasional AS. Dia berbasis di Pangkalan Angkatan Udara Nasional Otis di Cape Cod, Massachusetts.<br>

Teixeira, yang berusia 21 tahun saat penangkapannya pada April, bekerja sebagai ahli operasi pertahanan siber di Sayap Intelijen ke-102 Angkatan Udara Nasional AS. Dia berbasis di Pangkalan Angkatan Udara Nasional Otis di Cape Cod, Massachusetts.

Foto: Massachusetts National Guard

Menurut laporan Inspektur Jenderal Angkatan Udara pada Senin, pemimpin unit tersebut mengetahui empat "aktivitas yang dipertanyakan" oleh Teixeira, yang melibatkan akses ke materi rahasia. Namun, beberapa perwira yang mengetahui kejadian lain tidak melaporkannya melalui saluran yang tepat karena khawatir petugas keamanan akan bereaksi berlebihan.

Dalam dakwaan terhadap Teixeira, disebutkan bahwa atasannya memperingatkannya setelah melihatnya membuat catatan saat melihat dokumen rahasia. Dia juga diperingatkan lagi ketika mengajukan pertanyaan spesifik berdasarkan intelijen rahasia tentang subjek yang dibahas saat rapat.

Laporan tersebut menunjukkan kurangnya pengawasan selama shift malam. Padahal ada tiga orang petugas yang berjaga di pangkalan. Namun, tidak ada kontrol izin yang diterapkan untuk memantau pekerjaan cetak. Setiap petugas shift malam bebas mengakses dokumen rahasia dan mencetak sejumlah produk tanpa pengawasan.

Kebocoran ini mendorong Pentagon untuk memperkuat prosedur keamanan terkait informasi rahasia. Kelima belas perwira yang dihukum memiliki pangkat mulai dari sersan staf hingga kolonel.

15 Anggota Militer AS Dihukum karena Bocorkan Informasi tentang Perang

Mereka menerima berbagai hukuman, tetapi undang-undang privasi mencegah pengungkapan detail hukuman perwira yang berpangkat lebih rendah, demikian keterangan juru bicara Angkatan Udara AS.

Komandan Sayap Intelijen ke-102, Kolonel Sean Riley, dicopot dari komandonya. Unit tersebut "keluar dari misi" dan tugasnya diberikan kepada unit lain.

Sumber: BBC

"Dunia Saya Telah Berakhir. Semuanya Lenyap Ditelan Gempa"

Gempa dahsyat 6,8 magnitudo mengguncang Maroko pada Jumat, menewaskan lebih dari 2.000 orang.

Baca Selengkapnya
Ilmuwan Temukan Lumba-Lumba Langka, Ada Jempolnya Seperti Manusia
Ilmuwan Temukan Lumba-Lumba Langka, Ada Jempolnya Seperti Manusia

Ini pertama kali ditemukan dalam 30 tahun ketika peneliti melakukan survei di laut terbuka.

Baca Selengkapnya
Peneliti Dibikin Bingung, Mayat Pria Ini Tiba-Tiba Berubah Jadi Mumi Hanya dalam 16 Hari
Peneliti Dibikin Bingung, Mayat Pria Ini Tiba-Tiba Berubah Jadi Mumi Hanya dalam 16 Hari

Mumifikasi alami adalah proses yang memerlukan waktu dan biasanya memakan waktu beberapa minggu hingga 6-12 bulan.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Hilang 60 Tahun Lalu, Hewan Langka Ini Muncul Kembali di Hutan Papua
Hilang 60 Tahun Lalu, Hewan Langka Ini Muncul Kembali di Hutan Papua

Hewan langka dan unik ini terakhir kali terlihat 60 tahun lalu.

Baca Selengkapnya
Makhluk Aneh Bermata Delapan dengan Alat Kelamin Unik Ditemukan di Gua, Ilmuwan Ungkap Sosoknya
Makhluk Aneh Bermata Delapan dengan Alat Kelamin Unik Ditemukan di Gua, Ilmuwan Ungkap Sosoknya

Penelitian mengungkapkan bahwa makhluk yang baru ditemukan itu adalah spesies baru.

Baca Selengkapnya
Peradaban Terbesar di Bumi Ternyata Ada di Bawah Tanah, Ada 'Ratu', Prajurit, Sampai Petani
Peradaban Terbesar di Bumi Ternyata Ada di Bawah Tanah, Ada 'Ratu', Prajurit, Sampai Petani

Peradaban ini ada di bawah kaki kita, tapi mungkin seringkali tidak kita sadari.

Baca Selengkapnya
Bunuh Tujuh Bayi dengan Keji, Perawat Inggris Akhirnya Divonis Penjara Seumur Hidup
Bunuh Tujuh Bayi dengan Keji, Perawat Inggris Akhirnya Divonis Penjara Seumur Hidup

Perawat berusia 33 tahun di Inggris divonis penjara seumur hidup karena membunuh tujuh bayi.

Baca Selengkapnya
Kota Kuno Bawah Tanah Terluas Ditemukan di Turki, Ada Istana Sampai Bengkel
Kota Kuno Bawah Tanah Terluas Ditemukan di Turki, Ada Istana Sampai Bengkel

Luas kota kuno bawah tanah ini empat kali lipat lebih besar dari dugaan sebelumnya.

Baca Selengkapnya
Hilang 155 Juta Tahun Lalu, Benua Seluas AS Akhirnya Ditemukan di Dasar Laut
Hilang 155 Juta Tahun Lalu, Benua Seluas AS Akhirnya Ditemukan di Dasar Laut

Beberapa bagian benua ini ada di Indonesia, tersembunyi di bawah hutan.

Baca Selengkapnya