Ternyata Ini Penyebab Awan Kadang Terlihat Seperti Bentuk Hewan & Wajah
Merdeka.com - Anda pasti bertanya-tanya, saat melihat awan mengapa bentuknya berbeda-beda. Kadang, awan menyerupai hewan, wajah orang sampai bentuk benda. Kenapa itu bisa terjadi?
Awan sendiri terbentuk karena adanya suhu udara panas di daratan. Suhu udara panas tersebut akan mengakibatkan naiknya uap air. Lalu, uap air akan mengembang secara adiabatik karena tekanan udara di atas lebih kecil daripada di bawah.
Saat uap air mencapai ketinggian tertentu yang suhunya lebih rendah, uap air tersebut akan mengalami pengembunan, sehingga berubah wujud menjadi tetes air. Proses ini dikenal sebagai kondensasi. Hasil kondensasi uap air inilah yang nantinya terlihat sebagai awan.
Contohnya, ketika uap air mengembun menjadi air cair, ia melepaskan sejumlah panas, dan jika kondisi atmosfer tidak stabil, panas ini cukup untuk memberikan daya apung pada awan kumulus, menyebabkannya naik dan membentuk awan kumulonimbus.
Awan kumulonimbus berbentuk besar dan gelap mengepul dibentuk oleh aliran udara ke atas yang cepat dan sering kali disertai badai petir dan awan ini yang menyebabkan cuaca ekstrim.
Apa yang Menyebabkan Bentuk Awan Berbeda
Setiap awan bentuknya tak sama. Dilansir dari Science Focus hal tersebut disebabkan karena suhu udara, kerapatan dan pergerakan udara yang berbeda.
Perbedaan suhu dan kerapatan udara bercampur dengan udara di sekitarnya, sehingga bentuk awan berbeda. Pergerakan udara juga bisa menarik awan ke dalam formasi yang berbeda.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya