Sering Akses Konten Pornografi Bisa Bikin HP Kena Virus dan Data Bocor, Ini Faktanya
Merdeka.com - Pornografi bisa diakses di internet sejak tahun 1980-an. Konten pornografi dapat diakses secara publik pada tahun 1991. Hingga kini, konten pornografi di internet semakin berkembang.
Konten pornografi dapat diakses dengan mudah dan tersebar luas di internet, bahkan tidak perlu membayar atau mendaftar di situs khusus. Terdapat macam konten pornografi yang tersedia di internet, mulai dari video, gambar, hingga cerita dan forum yang membahas topik seksual.
Namun, tak semua konten pornografi di internet aman untuk diakses. Situs pornografi bisa saja mengandung virus dan malware, yang dapat membahayakan keamanan komputer atau perangkat yang digunakan.
Dilansir dari Instagram @kominfo.pangandaran, berikut empat risiko mengakses konten pornografi dari gadget Anda:
1. Malware pada iklan pop up
Terdapat malware pada iklan yang diklik di konten pornografi yang anda akses.
2. Ransomware
Virus ini mampu mengunci perangkat anda, lalu peretas meminta tebusan agar perangkat anda bisa diakses kembali.
3. Kebocoran data
Pihak yang tidak bertanggung jawab akan mengambil informasi pribadi dari perangkat anda.
4. Pelacakan profil
Profil anda bisa saja disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Oleh karena itu, perlu berhati-hati dan mempertimbangkan risiko yang akan terjadi sebelum mengakses konten pornografi. Sebaiknya lebih baik hindari mengakses konten pornografi, agar terhindar dari risiko yang akan terjadi.
Referensi:https://www.merdeka.com/dunia/empat-negara-warganya-paling-doyan-kunjungi-situs-porno.htmlhttps://www.instagram.com/p/Cn3EHooSIPu/?igshid=YmMyMTA2M2Y%3Dp
Reporter Magang: Azizah Paramayu
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya