Menurut Healthline, telur mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin A, B5, B12, folat, dan fosfor. Selain itu, mengonsumsi telur juga berhubungan dengan penurunan risiko penyakit jantung serta peningkatan kesehatan mata. Namun, manfaat ini hanya dapat dirasakan jika kebersihan telur benar-benar terjaga. Penelitian dari Universitas Iowa menunjukkan bahwa bakteri salmonella yang berasal dari unggas dapat mengontaminasi telur. Jika telur tidak dibersihkan dengan benar, bakteri ini dapat menyebar ke peralatan dapur dan membahayakan kesehatan.
Menjaga kebersihan telur sangat penting, namun masih banyak orang yang melakukan kesalahan dalam hal ini. Salah satu kesalahan umum adalah mencuci telur sebelum disimpan atau diolah. Padahal, tindakan tersebut justru dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri salmonella. Lantas, bagaimana cara membersihkan telur dengan benar tanpa mencucinya?
Akun Instagram @kireisuru membagikan metode yang tepat untuk menjaga kebersihan telur tanpa menambah risiko penyebaran bakteri berbahaya. Berikut adalah informasi lengkap yang dirangkum Merdeka.com dari berbagai sumber, Jum'at (21/2/2025).
Advertisement
1. Siapkan telur yang perlu dibersihkan
Langkah awal yang perlu dilakukan adalah menyiapkan telur yang akan dibersihkan. Saat membeli telur, pastikan untuk memeriksa dan memilih telur yang dalam kondisi bersih.
Telur yang bersih tidak akan memiliki kotoran, bintik, atau bercak. Selain itu, telur yang berkualitas baik biasanya memiliki warna kecoklatan.
Advertisement
2. Ambil lap yang agak lembab
Gunakan kain lap yang tidak sering dipakai untuk membersihkan telur. Basahi kain tersebut dengan sedikit air, namun pastikan agar tidak terlalu basah. Jika kain terlalu basah, itu sama saja dengan mencuci atau membilas telur menggunakan air, yang seharusnya dihindari.
Proses membersihkan telur harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak lapisan pelindungnya. Menggunakan kain yang jarang digunakan juga membantu mencegah kontaminasi dari kotoran yang mungkin ada pada kain yang lebih sering dipakai.
Advertisement
3. Bersihkan telur dengan hati-hati
Masukkan telur ke dalam wadah satu per satu dengan hati-hati agar tidak terjadi retak atau pecah.
Dengan cara ini, lapisan kutikula pada cangkang telur akan terjaga, mencegah bakteri masuk ke dalam telur. Selain itu, cara ini juga memastikan bahwa nutrisi yang terdapat dalam telur tidak hilang, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal.
Advertisement
4. Simpanlah di dalam kulkas
Telur sebaiknya disimpan di dalam kulkas agar dapat bertahan hingga 3 minggu. Penelitian yang dilakukan oleh ahli unggas, Deana Jones, menunjukkan bahwa telur yang disimpan dalam kulkas selama 15 minggu masih memiliki kesegaran yang lebih baik dibandingkan telur yang disimpan pada suhu ruang.
Oleh karena itu, penting untuk menyimpan telur di kulkas meskipun sudah melalui proses pembersihan. Hal ini bertujuan untuk menghindari risiko kontaminasi bakteri dari lingkungan luar yang dapat mempengaruhi kualitas telur.
Advertisement
People also ask
Apakah Telur Perlu Dicuci Sebelum Disimpan?
Ketika membeli telur, sering kali kita menemukan telur yang kotor atau masih terdapat kotoran di permukaannya.
Banyak orang cenderung mencucinya terlebih dahulu, namun langkah ini sebaiknya dihindari, karena telur yang baru tidak seharusnya dicuci atau dibilas selama proses penyimpanan.
Bagaimana Cara Menghapus Kotoran dari Kulit Telur?
Untuk membersihkan telur, Anda bisa menggunakan kain atau spons yang biasa digunakan untuk mencuci peralatan dapur.
Usaplah permukaan telur dengan gerakan melingkar, tetapi jangan memberikan tekanan berlebihan agar lapisan pelindung telur tidak rusak. Jika diperlukan, Anda bisa membasahi kain atau spons dengan air hangat, namun pastikan air tersebut tidak terlalu panas.
Di Mana Sebaiknya Menyimpan Telur?
Tempat yang paling tepat untuk menyimpan telur adalah di rak tengah atau rak belakang kulkas, terutama di dalam chiller.
Suhu pada rak-rak tersebut cenderung lebih dingin dan stabil. Dengan cara ini, telur akan tetap segar dan memiliki daya simpan yang lebih lama.
Apakah Kulit Telur Mudah Terurai?
Dari segi komposisinya, cangkang telur termasuk dalam kategori limbah organik, yaitu sisa-sisa bahan organik yang berasal dari makhluk hidup dan mudah membusuk atau terurai. Berapa Suhu Ideal untuk Menyimpan Telur?
Menurut pedoman yang ditetapkan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI 3926:2008), telur bisa disimpan pada suhu antara 4-7°C selama maksimal 30 hari.
Sementara itu, jika telur disimpan pada suhu ruangan, masa simpannya akan berkurang menjadi 14 hari. Penelitian yang dilakukan oleh Suradi pada tahun 2006 menyatakan bahwa suhu terbaik untuk menyimpan telur berada pada kisaran suhu lemari es, yaitu antara 5-10°C.