Mengenal Narkoba Jenis Tranq, yang Bikin Sejumlah Orang di Philadelphia Bak 'Zombie

Sebenarnya apa itu tranq yang membuat orang-orang bisa seperti 'zombie'?

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
Mengenal Narkoba Jenis Tranq, yang Bikin Sejumlah Orang di Philadelphia Bak 'Zombie
Mengenal Narkoba Jenis Tranq, yang Bikin Sejumlah Orang di Philadelphia Bak Zombie. twitter @dammiedammie35

Narkoba jenis Xylazine atau yang lebih dikenal tranq buat heboh masyarakat Amerika Serikat. Hal ini karena tingginya tingkat konsumsi jenis narkoba tersebut terlebih di daerah Kensington, Philadelphia. Orang yang kecanduan mengonsumsi tranq ini berulah seperti 'zombie'.

Kemarin, viral sebuah video di media sosial yang merekam sejumlah orang berprilaku bak 'zombie' karena kecanduan tranq. Pada video itu terlihay sejumlah orang jalan sempoyongan, jongkok dan menunduk. Bahkan tertidur di jalan.

Sebenarnya apa itu tranq yang membuat orang-orang bisa seperti 'zombie'?

Dikutip dari Food and Drug Administration (FDA) tranq atau Xylazine adalah obat bius yang biasa digunakan untuk hewan besar seperti kuda dan rusa, tetapi tidak aman untuk digunakan pada manusia dan dapat menyebabkan efek samping yang serius dan mengancam jiwa. Tranq merupakan obat penenang mematikan yang digunakan untuk meningkatkan efek heroin, kokain, dan fentanil.

Tranq berbahaya karena dapat menekan pernapasan, tekanan darah, detak jantung, dan suhu tubuh hingga tingkat kritis. Selain itu, orang yang menyuntikkan obat yang mengandung xylazine dapat mengalami luka kulit yang parah dan bercak jaringan yang mati dan membusuk yang mudah terinfeksi dan, jika tidak ditangani, dapat menyebabkan amputasi.

Luka ini dapat berkembang di area tubuh yang jauh dari tempat suntikan dan dapat mengancam jiwa. Badan tersebut sebelumnya berkomunikasi dengan penyedia layanan kesehatan tentang risiko pasien yang terpapar xylazine dalam obat-obatan terlarang.

Gejalanya

Dikutip dari Hindustan Times, obat tersebut memiliki gejala seperti rasa kantuk yang berlebihan, depresi pernapasan, dan luka mentah yang dapat menjadi parah dan menyebar dengan cepat dengan paparan berulang. Jika tidak diobati, ulserasi bisa menjadi kulit mati yang disebut eschar, yang membutuhkan amputasi.

Pada tahun 2021, Philadelphia melaporkan 90 persen sampel obat bius yang diuji di laboratorium mengandung xilazin, meningkatkan risiko overdosis bila dikombinasikan dengan zat terlarang lainnya. Tingginya opioid, seperti fentanyl, diperpanjang dengan bantuan "tranq" dan inilah yang membuat xylazine memiliki daya tariknya.

Rekomendasi