TikToker asal Lampung, Bima Yudho Saputro yang viral akibat mengkritik jalan rusak di Lampung, dikabarkan telah ditangkap.
Kabar penangkapan Bima itu beredar di media sosial YouTube pada 12 Mei 2023. Video itu berjudul:
"VIRAL..!!BIMA LAMPUNG DITANGKAP MEGAWATI PUN TERTAWA MELIHATNYA."
Advertisement
Penelusuran
Setelah dilakukan penelusuran, penangkapan TikToker Bima adalah berita bohong alias hoaks.
Narator dalam video justru membahas soal seorang pengacara, Ghinda Ansori Waykan yang melaporkan Bima ke Polda Lampung. Bima diduga telah melakukan pelanggaran ujaran kebencian yang mengandung unsur SARA.
Dalam perjalanan kasusnya, Polda Lampung menghentikan penyelidikan kasus dugaan ujaran kebencian yang menyeret tiktokers Bima Yudho Saputro dengan akun tiktok @awbimaxeborn. Penghentian kasus ini lantaran tidak ditemukan unsur pidana.
"Polda Lampung resmi menghentikan penyelidikan kasus (pengguna) Tiktok (nama akun) Awbimax atau Bima Yudho Saputro karena setelah melakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi, laporan tersebut tidak memenuhi unsur untuk dilanjutkan ke tahap selanjutnya," kata Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol. Donny Arief Praptomo, Selasa (18/4).
Donny menjelaskan, Polda Lampung telah melakukan klarifikasi terhadap enam saksi. Dengan rincian, tiga saksi ahli dan tiga saksi masyarakat termasuk pelapor.
"Berdasarkan alat bukti yang telah didapatkan, baik dari keterangan klarifikasi maupun saksi, serta melakukan gelar perkara, hasilnya kami menyimpulkan bahwa laporan atas nama terlapor Bima Yudho Saputro tidak memenuhi unsur pidana," katanya.
Sementara itu, di akun Instagram Bima, @awbimax centang biru masih membagikan aktivitasnya di Sydney, Australia, dengan mengunggah fotonya dengan caption "Holy Jumu’ah!" pada 19 Mei 2023.
Advertisement
Kesimpulan
Penangkapan TikToker asal Lampung Bima adalah berita bohong alias hoaks. Melalui akun Instagramnya, dia masih membagikan aktivitasnya di Sydney, Australia.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Referensi
https://www.youtube.com/watch?v=GCuMzH1NLF0
https://www.instagram.com/awbimax/
https://www.merdeka.com/peristiwa/polda-lampu-hentikan-kasus-tiktokers-bima-kritik-lampung-dajjal.html