Quick Response Code (QR Code) adalah jenis kode matriks dua dimensi (2D) yang dapat dibaca dengan cepat dan mudah menggunakan kamera smartphone, atau perangkat elektronik lainnya.
QR code memiliki beragam fungsi. Biasanya digunakan sebagai alat pemasaran untuk perusahaan, alat pembayaran elektronik, tiket elektronik untuk acara atau transportasi, alat identifikasi pada produk atau kemasan, atau sebagai alat pengumpulan informasi pada survei atau penelitian.
Belakangan ini fitur QR Code banyak digunakan oleh beragam kalangan, karena penggunaannya memudahkan dalam bertransaksi digital, dan menghubungkan langsung ke suatu situs.
Anda harus berhati-hati ketika ingin memindai QR Code. Karena saat ini penjahat siber menggunakan QR Code sebagai salah satu modus penipuan.
Advertisement
Dilansir dari Instagram @jabarsaberhoaks, modus penipuan menggunakan QR Code diantaranya yaitu:
1. Pelaku kejahatan membuat QR Code berisi situs phishing, penipuan yang bertujuan mencuri akun target atau korban.
2. Penjahat menjebak korban memasukan data pribadi, seperti nomor rekening, kata sandi, dan nomor kartu kredit.
3. Tampilan situs dibuat semirip mungkin dengan situs resmi, atau halaman log-in media sosial, bahkan bank digital.
Lalu, berikut ini hal yang harus anda lakukan agar terhindar modus penipuan menggunakan QR Code:
1. Jangan asal memindai QR Code dari sumber yang mencurigakan.
2. Waspadai QR Code yang dipasang di poster atau pamflet.
3. Jika sudah memindai QR Code, cek kembali URL resmi situs yang dipindai sebelum memasukan data pribadi.
4. Perhatikan setiap tautan yang muncul, curigai jika tautan berupa URL pendek.
Dianjurkan untuk selalu berhati-hati saat memindai QR Code yang tidak dikenal atau mencurigakan, dan pastikan memindai QR Code berasal dari sumber terpercaya.
Referensi:
https://www.instagram.com/p/Cn8x5VhPcF1/?igshid=YmMyMTA2M2Y%3D
https://www.merdeka.com/jateng/phising-adalah-penipuan-online-ketahui-ciri-ciri-dan-cara-mengatasinya-kln.html
Reporter Magang: Azizah Paramayu