Beredar unggahan di media sosial yang menyebutkan adanya penutupan ziarah ke Makkah dan Madinah untuk sementara. Penutupan itu diklaim mulai 7 Maret sampai Hari Raya Idul Fitri.
Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam memastikan informasi penutupan ziarah di Makkah dan Madinah itu tidak benar.
"Tidak ada penutupan ziarah, baik di Makkah maupun Madinah. Tempat-tempat ziarah juga tidak ditutup," tegas Nasrullah Jasam melalui pesan singkat dari Jeddah, dikutip dari situs Kemenag.
Nasrullah sudah melakukan klarifikasi terkait informasi penutupan itu kepada Wakil Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bidang Ziarah. Menurutnya, info yang benar adalah adanya pengumuman salah satu perusahaan transportasi di Arab Saudi yang menghentikan layanan ziarahnya.
Advertisement
Nasrullah menjelaskan ada perusahaan transportasi yang mengumumkan menghentikan layanan ziarah mulai 7 Maret, karena keterbatasan armada dan tenaga driver, serta pertimbangan kemacetan.
"Jadi bukan penutupan tempat ziarah di Makkah dan Madinah, tapi ada pemberitahuan dari perusahaan transportasi terkait ketidakmampuan mereka memberikan layanan ziarah," katanya.
Nasrullah memastikan sampai saat ini layanan terhadap jemaah umrah dari berbagai negara, termasuk Indonesia, berjalan sebagaimana biasa. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, jumlah jemaah umrah terus meningkat, terutama pada Ramadan.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Referensi
https://www.facebook.com/metia.ellida/posts/pfbid023VAB8knFawdnt39P81YdwTEKeFm55bdgBi9hEsPB3Jh1tFHNKnbqurbKPPMqJjksl
https://www.kemenag.go.id/read/konsul-haji-kjri-tidak-ada-penutupan-ziarah-di-makkah-dan-madinah-zev54