CEK FAKTA: Foto Diklaim Banjir Singapura Tidak Benar, Faktanya Terjadi di China

Kamis, 25 Juni 2020 12:11 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Foto Diklaim Banjir Singapura Tidak Benar, Faktanya Terjadi di China Banjir Singapura. ©Reuters

Merdeka.com - Beredar foto yang memperlihatkan deretan mobil yang terparkir di jalanan yang terendam banjir. Foto tersebut diklaim terjadi di Singapura.

Foto tersebut diunggah salah satunya oleh akun Facebook M. Leha Solekhah dengan narasi sebagai berikut:

Cukup heran klu singapore bisa bnjir kyk gini,,,

Bedok

foto diklaim banjir singapura tidak benar faktanya terjadi di china

Penelusuran

Cek Fakta merdeka.com menelusuri foto banjir yang diklaim terjadi di Singapura. Dikutip dari Cek Fakta Tempo.co berjudul "[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Foto Banjir di Singapura pada 23 Juni 2020?" menelusuri asal-usul foto tersebut dengan reverse image tool Google.

Hasilnya, ditemukan bahwa foto-foto itu telah beredar sejak 22 Mei 2020, sebelum terjadinya banjir di Singapura pada 23 Juni 2020. Foto itu merupakan foto banjir yang terjadi di Guangzhou, Guangdong, Cina.

Dilansir dari situs Qq.com, pada 22 Mei pagi, hujan badai terjadi di Guangzhou, Dongguan, dan sejumlah wilayah lain. Hujan badai yang menyebabkan banjir ini menelan empat korban jiwa. Tanah longsor juga terjadi di Distrik Huangpu yang membuat empat rumah rusak. Banyak kendaraan yang terperangkap di Terowongan Kaiyuan Avenue.

Dikutip dari situs Sionins.com, pada 21 Mei malam, Guangzhou Meteorolocigal Observatory telah mengeluarkan peringatan bahwa akan terjadi hujan badai di daerah perkotaan pada 22 Mei pagi. Curah hujan yang terjadi pada pukul 20.20 hingga 07.25 itu mencapai 92,3 milimeter.

Akibat hujan lebat itu, jalan dan terowongan di Distrik Zengcheng dan Distrik Huangpu di Guangzhou terendam banjir. PICC P&C Guangzhou pun telah menerima lebih dari 3 ribu laporan asuransi mobil terkait dengan hujan badai tersebut. Sementara Ping An Property & Casualty Guangdong telah menerima sebanyak 81.199 laporan mobil yang tergenang.

Sementara itu dikutip dari Liputan6.com, Singapura memang sedang dilanda banjir sejak Selasa 23 Juni 2020 setelah hujan lebat terjadi pada pagi hari.

Dikutip dari laman Channel News Asia (CNA), Rabu (24/6/2020), sekitar pukul 06.30 pagi hari Selasa, Badan Lingkungan Nasional (NEA) memperingatkan bahwa hujan sedang hingga deras diperkirakan terjadi di banyak wilayah Singapura.

"Public Utilities Board (PUB) mengatakan banjir bandang dapat terjadi jika hujan deras," tambahnya di Twitter.

Dalam sebuah pembaruan sekitar pukul 11.00 waktu setempat, NEA mengatakan bahwa hujan yang mengguyur diperkirakan akan terus berlanjut di banyak wilayah Singapura hingga siang hari.

Gambar dan video yang dikirim oleh pembaca CNA menunjukkan kendaraan mengemudi melalui jalan banjir atau orang yang mengarungi perairan banjir setinggi lutut.

Di Upper Changi Road, Singapura dekat stasiun pemadam kebakaran Changi, sebuah ambulans dan truk terlihat melaju melewati banjir.

Kesimpulan

Foto banjir yang diklaim melanda Singapura tidak benar. Foto yang beredar adalah banjir yang terjadi di Guangzhou, Guangdong, Cina pada 22 Mei 2020. Meskipun begitu, Singapura memang sedang terjadi banjir pada 23 Juni 2020.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini