PLN Beri Kompensasi Pelanggan Terdampak Pemadaman Listrik di Batam, Segini Besarannya

PLN Batam menyiapkan kompensasi bagi pelanggan terdampak pemadaman 12/10/2026 di Batam. Besaran dan syaratnya diatur, serta diterapkan otomatis. Ini penjelasann

Arthur Gideon
Oleh Arthur Gideon - Reporter
PLN Beri Kompensasi Pelanggan Terdampak Pemadaman Listrik di Batam, Segini Besarannya
<p>Pasokan listrik di Pulau Batam dan Pulau Bintan kini telah pulih kembali Selasa (3/1/2023). Gangguan pasokan listrik terjadi di kedua pula tersebut pada sejak Minggu 1 Jauari 2023. (Dok PLN Batam)</p>

PT PLN Batam di Kepulauan Riau menyiapkan kompensasi bagi pelanggan yang terdampak gangguan pasokan listrik di Kota Batam pada Senin (12/10/2026). Besaran kompensasi ditetapkan antara 10 persen hingga 25 persen, bergantung pada jenis layanan yang digunakan pelanggan.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam Rudi Antono menjelaskan kompensasi diberikan ketika gangguan melebihi standar pelayanan yang disepakati. "Apabila gangguan yang terjadi melampaui standar Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) atau Service Level Agreement (SLA) yang diperjanjikan, PLN Batam akan memberikan kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku," kata Rudi dikutip Antara, Selasa (13/10/2026).

Untuk pelanggan reguler, kompensasi ditetapkan sebesar 10 persen dari biaya beban bulanan, mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017. Adapun bagi pelanggan layanan keandalan, kompensasi berkisar 15 persen hingga 25 persen dari Rupiah Pemakaian Tenaga Listrik (RPTL), disesuaikan dengan jenis layanan keandalan yang diperjanjikan.

PLN Batam memastikan kompensasi akan diberikan secara otomatis melalui tagihan listrik periode berikutnya sehingga pelanggan tidak perlu mengajukan klaim.

Pemulihan Sistem PLN Batam Usai Pemadaman

Gangguan sistem kelistrikan yang memicu pemadaman meluas di Kota Batam terjadi pada Senin (12/10/2026) pukul 06.37 WIB. Penormalan pasokan dilakukan bertahap oleh tim teknis dan operasional PLN Batam.

Rudi Antono menyebut indikasi awal mengarah pada gangguan akibat hewan liar yang masuk ke area Gardu Induk Sungai Harapan. "Berdasarkan indikasi awal, gangguan diduga dipicu oleh masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan yang menyebabkan gangguan pada instalasi kelistrikan hingga berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah," katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Selasa (13/10/2026).

Proses pemulihan menunjukkan perkembangan signifikan sejak Senin malam. Seluruh gardu induk dan jaringan transmisi yang terdampak berhasil dinormalkan, lalu dilanjutkan dengan pemulihan jaringan distribusi.

Pada Selasa (13/10/2026) pukul 04.00 WIB, sebanyak 98 persen kelistrikan pelanggan telah menyala dan 99 persen beban yang sebelumnya padam telah pulih. Seluruh gardu induk dan jaringan transmisi di Kota Batam juga kembali beroperasi.

"Pemulihan dilakukan melalui tahapan teknis yang terukur, mulai dari pemeriksaan dan penormalan pembangkit, sinkronisasi unit, hingga pemulihan jaringan transmisi dan distribusi. Seluruh proses turut dilaksanakan dengan tetap mengutamakan keselamatan, kestabilan, dan keandalan sistem kelistrikan," katanya.

Meski pasokan telah kembali normal, PLN Batam tetap menyiagakan petugas untuk memantau kondisi sistem dan menjaga keandalan pasokan. Perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan serta mengapresiasi kesabaran masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.

Rekomendasi