CEK FAKTA: Disinformasi Bendera Merah Putih Dibuat dari Kain Seprei
Merdeka.com - Beredar video yang menyebutkan Bendera Merah Putih pertama dibuat dari kain seprei milik Fatmawati dan kain penjual soto. Kain penjual soto didapat dari Lukas Kustaryo.
Kominfo
Penelusuran
Cek fakta merdeka.com menelusuri informasi tersebut. Hasilnya, informasi tersebut adalah disinformasi.
Dalam artikel Historia.id berjudul "Meluruskan Sejarah Bendera Pusaka" pada 18 Agustus 2014, dijelaskan Ibu Fatmawati mendapat kain dari salah satu perwira Jepang.
Melalui buku "Catatan Kecil Bersama Bung Karno, Volume 1 (terbit 1978)", Fatmawati menceritakan, dia mendapat kain merah putih dari perwira Jepang bernama Chairul Basri pada Oktober 1944.
Saat itu Fatmawati sedang mengandung anak pertama. Pemberian kain katun merah putih atas perintah Hitoshi Shimizu, kepala bagian propaganda Gunseikanbu.
Awalnya kain itu akan dibuatkan baju untuk anak pertama. Namun ketika Kota Hiroshima dan Nagasaki dibom atom oleh Amerika Serikat hingga membuat Jepang menyerah kepada sekutu, Indonesia pun menyatakan kemerdekaan melalui Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Fatmawati akhirnya berinisiatif menjahit kain katun merah putih itu menjadi bendera pusaka untuk dikibarkan saat proklamasi kemerdekaan.
Kesimpulan
Informasi kain Merah Putih terbuat dari kain seprei milik Fatmawati dan kain penjual soto adalah disinformasi. Kain itu didapat dari perwira Jepang pada Oktober 1944.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya