Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

CEK FAKTA: Benarkah Pria Asal AS Penyebar HIV/AIDS Pertama di Dunia?

CEK FAKTA: Benarkah Pria Asal AS Penyebar HIV/AIDS Pertama di Dunia? HIV/AIDS. ©iStock

Merdeka.com - Beredar narasi di media sosial, menyebut seorang pria berkebangsaan Amerika Serikat sebagai penyebar Human Immunodeficiency Virus, penyebab Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) pertama di dunia.

Pria itu diklaim bekerja sebagai pramugara. Berikut narasinya:

Gaetan Dugas, pria adalah Amerika Serikat yang diduga menjadi penyebar HIV/AIDS pertama di dunia"Gaëtan Dugas (bahasa Prancis: [gaet? dygal: 20 April 1953-30 Maret 1984) adalah seorang Prancis Kanada yang bekerja sebagai pramugara di Air Canada. Dugas dikenal sebagai terduga penderita pertama AIDS, namun sekarang lebih dikenal sebagai salah satu pria yang sangat aktif secara seksual yang menyebarkan HIV sebelum penyakit ini teridentifikasi."

cek fakta benarkah pria asal as penyebar hivaids pertama di dunia©Instagram

Penelusuran

Gaetan Dugas bukanlah penyebar pertama HIV/AIDS di dunia. Namanya telah direhabilitasi pada 2016 setelah hasil analisis genetik terbaru menemukan jawaban: virus HIV telah tiba di New York City dari Karibia sekitar tahun 1970, jauh sebelum Dugas terinfeksi dan meninggal. Tidak satupun sampel darah dari Dugas yang mengindikasikan dia maupun perilakunya sebagai kunci penyebaran cepat HIV/AIDS

Dikutip dari Tempo.co, selama bertahun-tahun Gaetan Dugas menanggung beban karena dituduh menjadi orang pertama yang menyebarkan Human Immunodeficiency Virus (HIV) penyebab Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) ke New York City, Amerika Serikat. Secara luas, pria ini bahkan disebut sebagai sosiopat dengan banyak pasangan seksual.

Mengutip hasil penelitian HIV’s Patient Zero Exonerated, awalnya pada tahun 1982, sosiolog William Darrow dan rekan-rekannya di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS melakukan perjalanan dari Georgia ke California untuk menyelidiki ledakan kasus sarkoma Kaposi, sejenis kanker kulit, di antara pria gay. Darrow menduga agen penyebab kanker, yang kemudian terbukti sebagai komplikasi infeksi HIV, ditularkan secara seksual, tetapi tidak memiliki bukti.

Pada April ketika tiga pria dari tiga negara berbeda memberitahu Darrow bahwa mereka telah berhubungan seks dengan orang yang sama, yaitu seorang pramugara Perancis-Kanada bernama Gaetan Dugas. Peneliti CDC melacak Dugas di New York City, yang dirawat karena sarkoma Kaposi. Para ilmuwan secara definitif mengaitkan HIV dan aktivitas seksual.

Mereka menyebut Dugas sebagai 'Patient Zero' dalam penelitian mereka, namun kesalahpahaman oleh wartawan dan masyarakat terjadi karena menganggap huruf O itu sebagai Nol. Padahal, para peneliti mengidentifikasi Dugas sebagai pasien O, singkatan untuk menunjukkan Dugas tinggal di luar California.

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) selama ini tidak pernah mengidentifikasi bahwa dia sebagai pasien pertama pengidap HIV/Aids.

“CDC tidak pernah mengatakan bahwa dia adalah pasien nol dan bahwa dia adalah orang pertama,” kata dekan Sekolah Kesehatan Masyarakat Rollins Universitas Emory dan co-direktur Pusat Penelitian AIDS, James Curran, dikutip dari CNN, Sabtu (29/10/2016).Selain berpotensi merusak reputasinya, narasi mengenai Pasien Nol juga tidak akal secara ilmiah.

"Bahwa akan ada sumber titik tunggal untuk memulai epidemi di Amerika Serikat sangat tidak mungkin. Kemungkinan besar beberapa orang terinfeksi,” kata Curran.

Seorang profesor dan kepala departemen ekologi dan biologi evolusi di Universitas Arizona, Michael Worobey mengatakan bahwa tidak ada individu yang perlu disalahkan atas penyebaran virus.

Worobey juga terlibat dalam penelitian kode genetik virus yang membuktikan bahwa Dugas bukanlah orang pertama yang terinfeksi HIV/AIDS.

“Tidak ada yang harus disalahkan atas penyebaran virus yang bahkan tidak diketahui siapa pun, dan bagaimana virus berpindah dari Karibia ke AS di New York City pada 1970-an adalah pertanyaan terbuka,” ujar Worobey.

Kesimpulan

Gaetan Dugas diklaim sebagai penyebar HIV/AIDS pertama di dunia adalah keliru. Terjadi kesalahpahaman karena menganggap huruf O itu sebagai Nol. Para peneliti mengidentifikasi Dugas sebagai pasien O, singkatan untuk menunjukkan Dugas tinggal di luar California.

Penelitian pada 2016 membuktikan tidak ada bukti biologis maupun historis bahwa individu yang dikenal sebagai Pasien Nol adalah kasus utama di AS.

Jangan percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://www.nature.com/articles/nature.2016.20877https://cekfakta.tempo.co/fakta/1972/keliru-pria-kanada-gaetan-dugas-jadi-penyebar-pertama-hivaids-di-duniahttps://www.kompas.com/cekfakta/read/2022/10/01/153000882/-hoaks-pramugara-bernama-gaetan-dugas-penyebar-hiv-aids-pertama-di?page=all (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP