Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengungkapkan timnya layak untuk melaju ke semifinal Liga Champions, meskipun mereka harus tersingkir oleh Atletico Madrid. Kalah agregat 2-3 dari Atletico membuat langkah Blaugrana terhenti di perempat final.
"Jika melihat dua pertandingan, kami pantas berada di semifinal. Kami memainkan babak pertama yang fantastis. Gol mereka tidak terduga, tetapi itulah sepak bola. Kami harus mencetak lebih banyak gol, tetapi begitulah kenyataannya," ujarnya.
Flick juga mengakui timnya merasakan kekecewaan yang mendalam, namun ia menegaskan perhatian kini harus dialihkan ke kompetisi domestik.
"Kami harus memenangkan La Liga. Kami harus menunjukkan mentalitas dan sikap yang tepat. Tentu kami kecewa, para fans, pemain, pelatih, semua bermimpi memenangkan Liga Champions. Kami sedang menuju ke sana. Kami punya tim muda dan akan berkembang musim depan," tambahnya.
Dengan semangat tersebut, Hansi Flick berharap timnya dapat segera bangkit dan fokus pada tujuan berikutnya.
Advertisement
Fokus Kejar La Liga
Hansi Flick juga menyatakan tidak peduli kapan gelar liga akan diraih, termasuk kemungkinan saat pertandingan El Clasico.
"Bagi saya, tidak masalah kapan kami memenangkannya, saya hanya ingin memenangkannya. Tidak peduli di pertandingan mana," ujarnya.
Meskipun timnya tersingkir dari kompetisi, Flick tetap optimis dan melihat sisi positif dari performa timnya. Ia yakin bahwa para pendukung akan tetap bangga dengan usaha tim.
"Para fans bangga dengan tim ini. Kami akan menganalisis semuanya dan melangkah ke tahap berikutnya. Memang mengecewakan, tapi ini sepak bola," tambahnya.
Saat ini, Barcelona mengalihkan fokusnya ke La Liga, di mana mereka memiliki keunggulan sembilan poin di puncak klasemen. Dengan posisi tersebut, mereka memiliki peluang besar untuk menyelesaikan musim dengan trofi domestik.
Keberhasilan tersebut tentunya menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk terus berjuang dan mempertahankan performa terbaik mereka. Para pemain diharapkan dapat tampil konsisten dan tidak terpengaruh oleh hasil sebelumnya, sehingga bisa mengamankan gelar yang sangat diidamkan para penggemar.
Advertisement
Catatan Buruk
Barcelona tidak hanya gagal meraih kesempatan menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2015, tetapi juga menjadi tim Spanyol pertama yang mencatatkan 15 pertandingan tanpa clean sheet dalam sejarah kompetisi ini.
Tim yang dilatih Hansi Flick tersebut selalu kebobolan setidaknya satu gol di semua 12 pertandingan mereka dalam turnamen musim 2025-2026. Sebelumnya, mereka juga gagal menjaga clean sheet saat melawan Inter Milan di semifinal musim lalu, serta pada leg kedua perempat final melawan Borussia Dortmund.
Clean sheet terakhir yang dicatatkan oleh Barcelona di Liga Champions terjadi lebih dari setahun yang lalu, saat mereka menang 4-0 di leg pertama melawan tim Bundesliga tersebut.
Kelemahan di lini pertahanan ini akhirnya menjadi faktor penentu saat mereka menghadapi Atletico Madrid. Meskipun demikian, skuad Flick tetap memimpin dalam perburuan gelar domestik, dengan keunggulan sembilan poin atas Real Madrid di puncak klasemen La Liga menjelang pertandingan melawan Celta Vigo.