Gelandang Vitinha menegaskan komitmennya untuk tetap bersama Paris Saint-Germain (PSG) dan menolak kemungkinan untuk pindah ke Real Madrid dalam waktu dekat. Ia bahkan menganggap bahwa meninggalkan klubnya saat ini demi Los Blancos adalah keputusan yang "bodoh".
Real Madrid diperkirakan akan mengeluarkan dana besar pada bursa transfer musim panas 2026 untuk mendatangkan gelandang tengah baru. Sejumlah nama besar telah dikaitkan dengan klub raksasa Spanyol tersebut, termasuk Vitinha, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Rodri, Dominik Szoboszlai, serta Kees Smit.
Dari semua nama tersebut, Vitinha dianggap sebagai target yang paling menarik. Performa gelandang Portugal berusia 26 tahun ini sedang berada di puncaknya, Ia menjadi sosok kunci saat membantu PSG meraih quadruple bersejarah musim lalu.
Penampilannya yang mengesankan juga mendapatkan pengakuan di ajang Ballon d'Or 2025, di mana ia berhasil finis di posisi ketiga, di belakang Ousmane Dembele dan Lamine Yamal. Vitinha menjadi gelandang dengan peringkat tertinggi dalam daftar tersebut, menunjukkan betapa pentingnya perannya di tim.
Advertisement
Tidak Bijak
Kendati terus dihubungkan dengan Real Madrid, Vitinha menegaskan bahwa ia tidak memikirkan untuk pindah klub. Dalam wawancara yang dilansir oleh media Spanyol, AS, ia menyampaikan bahwa ia sangat bahagia di Paris.
"Pergi dari sini akan menjadi hal yang bodoh. Saya tidak berpikir itu keputusan terbaik bagi saya. Saya merasa sangat baik di PSG," ungkap Vitinha.
"Saya merasa orang-orang benar-benar menghargai saya dan saya mendapatkan kasih sayang itu. Saya senang berada di sini, begitu juga keluarga saya. Tim ini luar biasa dan pelatihnya juga hebat."
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa peluang Real Madrid untuk merekrutnya saat ini hampir tidak ada.
Advertisement
Madrid Melirik Pedri
Dengan pintu menuju Vitinha yang hampir tertutup, laporan dari Spanyol mengindikasikan bahwa Madrid mulai melirik gelandang Manchester City, Rodri. Pemain berusia 29 tahun ini, yang merupakan pemenang Ballon d'Or 2024, sedikit lebih tua dibandingkan dengan profil pemain yang biasanya direkrut oleh Madrid.
Namun, jika Rodri dapat kembali ke performa terbaiknya setelah pulih dari cedera ACL, kualitasnya sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia tidak bisa diragukan.
Situasi kontrak Rodri juga menarik perhatian. Kontraknya akan berakhir pada akhir musim depan, yang berarti ia berpotensi tersedia dengan harga lebih rendah pada bursa transfer musim panas yang akan datang.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa Madrid memperkirakan tawaran sekitar 50 juta euro sudah cukup untuk menyelesaikan transfer ini. Selain itu, informasi yang beredar juga menyatakan bahwa Man City tidak akan menghalangi Rodri jika ia ingin kembali ke Spanyol, memberikan kesempatan bagi Madrid untuk merekrutnya.
Advertisement
Ada di Tangan Rodri
Pakar transfer, Fabrizio Romano, memberikan pandangannya terkait situasi Rodri. Ia menyatakan, "Rodri terikat kontrak hingga 2027, dan musim panas nanti dia akan menghadapi keputusan besar."
Dalam beberapa bulan ke depan, Rodri harus mempertimbangkan apakah akan tetap di Manchester City dan mempertimbangkan kontrak baru, atau mungkin memutuskan untuk mencoba babak baru dalam kariernya.
"Ini bukan hanya soal finansial, tetapi juga berkaitan dengan keluarga dan keputusan pribadi apakah dia ingin terus tinggal di Manchester atau menjelajahi peluang baru," imbuh Romano.
Romano juga mengungkapkan bahwa Rodri memiliki pengagum di dalam manajemen Real Madrid.
"Ada orang-orang di manajemen Madrid yang sangat menghargainya," ujarnya.
"Rodri bisa menjadi opsi bagi Real Madrid musim panas nanti."
Namun, sebelum ada negosiasi yang terjadi, Rodri harus terlebih dahulu memutuskan apakah ingin bertahan di City dengan kontrak baru atau mengambil langkah untuk meninggalkan klub. "Semua tergantung pada Rodri," tutupnya.
Sumber: Talksport