Manchester City berhasil meraih kemenangan penting dalam leg pertama semifinal Carabao Cup 2025/2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di St James' Park, markas Newcastle United, The Citizens menang dengan skor 2-0 pada Rabu (14/1/2026) dini hari WIB, membuka peluang besar bagi mereka untuk melaju ke final. Gol yang membawa kemenangan bagi City terjadi pada babak kedua setelah laga yang berlangsung ketat di paruh pertama. Antoine Semenyo menjadi sorotan dengan gol pembuka, diikuti oleh Rayan Cherki yang menambah keunggulan tim tamu di akhir pertandingan.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi skuad Pep Guardiola menjelang leg kedua yang akan berlangsung di Etihad Stadium pada bulan depan. Selain mencatatkan skor yang menguntungkan, City juga menunjukkan kematangan mental dalam menghadapi tekanan dari tuan rumah serta drama keputusan VAR. Guardiola pun mengungkapkan bahwa performa timnya menunjukkan peningkatan signifikan setelah jeda, terutama dari lini depan yang mampu memanfaatkan momen-momen krusial dengan baik.
Advertisement
Guardiola: Awal Perjalanan Menuju Final
Pep Guardiola menganggap kemenangan di St James' Park sebagai langkah awal yang sangat krusial dalam usaha timnya untuk mencapai final Carabao Cup. "Sangat bagus. Kami hadir di pertandingan ini dan ini adalah langkah pertama untuk mencapai final," ungkap Guardiola. Pelatih berkebangsaan Spanyol itu juga menyoroti perubahan performa Erling Haaland dan Antoine Semenyo di paruh kedua laga. Ia berpendapat bahwa kedua pemain tersebut sempat mengalami kesulitan dalam membangun koneksi di lapangan sebelum akhirnya menunjukkan kesiapan yang lebih baik setelah jeda. "Mereka belum sepenuhnya terhubung. Mereka belum siap untuk menerima bola. Di babak kedua mereka sudah siap," jelas Guardiola.
Advertisement
Layak Dapatkan Pujian
Antoine Semenyo kembali menjadi pusat perhatian setelah berhasil mencetak gol pembuka, meskipun satu gol lainnya tidak disahkan setelah melalui tinjauan VAR yang cukup lama. Pep Guardiola, pelatih tim, tetap memberikan pujian tinggi kepada penyerang asal Ghana tersebut, mengatakan, "Kami tahu Bournemouth melakukan pekerjaan luar biasa dengannya. Setiap kali bola datang kepadanya, dia selalu berada di sana."
Mengenai gol kedua Semenyo yang dibatalkan, Guardiola menganggapnya sebagai ujian mental bagi timnya. Ia menyatakan, "Empat ofisial dan VAR tidak bisa mengambil keputusan, mereka harus kembali ke wasit. Kami tahu bagaimana ini bekerja dan itu akan membuat kami lebih kuat. Ini semifinal, kami bermain untuk sesuatu yang besar, yaitu mencapai final. Situasi seperti ini akan membuat kami lebih kuat," katanya. Dengan pandangan ini, Guardiola menunjukkan keyakinan bahwa pengalaman tersebut akan memperkuat mental timnya dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Advertisement
Rasa Puas Semenyo
Di sisi lain, Antoine Semenyo mengungkapkan rasa puasnya meski pertandingan berlangsung sulit. Ia menganggap bahwa kesabaran menjadi faktor kunci kemenangan City di markas Newcastle. "Pertandingan yang berat, tetapi jika kami bertahan, kami tahu peluang akan datang. Saya berada di area yang tepat untuk menyelesaikannya dan kami menang, jadi saya senang," ujar Semenyo. Pemain berusia 26 tahun ini juga merasa cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya di Manchester City.
Lingkungan di klub ini dianggapnya sangat mendukung. "Lingkungannya di sini sempurna. Semua orang percaya diri dan ingin mencapai yang terbaik. Saya datang ke dalam situasi itu, mereka membantu kepercayaan diri saya dan membuat saya merasa diterima," katanya. Semenyo menegaskan bahwa kepercayaan diri yang ia bawa dari Bournemouth masih menjadi modal utamanya. "Saya hanya membawa kepercayaan diri dari Bournemouth ke sini dan bermain dengan senyum di wajah. Saya menikmati setiap momen," ucapnya.
Mengenai gol keduanya yang dianulir, Semenyo memilih untuk legawa. "Gol kedua seharusnya sah. Wasit datang dan berbicara kepada saya serta menjelaskan apa yang terjadi. Ya, begitulah adanya," pungkasnya. Dengan kemenangan 2-0 ini, Manchester City kini berada di posisi ideal untuk mengamankan tiket final saat menjamu Newcastle United pada leg kedua di Etihad Stadium.