Babak 16 Besar Piala Afrika: Dramatis, Mali Kalahkan Tunisia Melalui Adu Penalti

Timnas Mali berhasil melaju ke perempat final Piala Afrika 2025 setelah mengalahkan Tunisia melalui adu penalti.

Hendry Wibowo
Oleh Hendry Wibowo - Reporter
Babak 16 Besar Piala Afrika: Dramatis, Mali Kalahkan Tunisia Melalui Adu Penalti
Pertandingan Mali kontra Tunisia pada babak 16 besar Piala Afrika. (Paul ELLIS / AFP) ((Paul ELLIS / AFP))

Timnas Mali berhasil melaju ke perempat final Piala Afrika 2025 setelah mengalahkan Tunisia melalui adu penalti dengan skor 3-2 pada hari Minggu (04/01/2026) dini hari WIB. Pertandingan berlangsung dengan penuh ketegangan, terutama karena Mali harus bertahan dengan 10 pemain hampir sepanjang laga. Penalti penentu yang membawa Mali menang dicetak oleh El Bilal Toure, setelah eksekutor dari Tunisia, Ali Abdi, gagal mengeksekusi penalti dengan tembakan yang melambung di atas mistar gawang.

Kiper Mali, Djigui Diarra, tampil sebagai pahlawan dengan menggagalkan dua tendangan penalti dari pemain Tunisia, Elias Achouri dan Mohamed Ali Ben Romdhane. Meskipun meraih kemenangan, Mali juga mengalami ketegangan di babak adu penalti. Kapten tim, Yves Bissouma, tidak berhasil mencetak gol karena sepakan yang melenceng, sementara Nene Dorgeles hanya mampu membuat bola membentur tiang gawang. Dengan hasil ini, Mali melanjutkan perjuangan mereka di turnamen dengan harapan meraih kesuksesan lebih lanjut.

Pertandingan berlangsung dengan sedikit peluang hingga menjelang akhir waktu normal. Mali terpaksa bermain dengan 10 pemain sejak awal pertandingan setelah Woyo Coulibaly mendapatkan kartu merah langsung akibat menginjak Hannibal Mejbri.

Tunisia hampir meraih kemenangan saat Firas Chaouat mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-88. Bola yang diarahkan ke tiang jauh berhasil melewati jangkauan kiper Mali, memberikan harapan bagi tim Tunisia.

Namun, drama dalam pertandingan ini belum berakhir. Mali mendapatkan hadiah penalti di masa injury time setelah Yassine Meriah dianggap melakukan handball di area terlarang.

Lassine Sinayoko mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor penalti dan berhasil mencetak gol, meski kiper Tunisia, Aymen Dahmen, sempat menyentuh bola.

Skor 1-1 tetap bertahan hingga babak tambahan. Tunisia berhasil mencetak gol melalui Chaouat di awal babak kedua extra time, namun gol tersebut dianulir karena offside, setelah Ali Abdi sebelumnya berada dalam posisi terlarang.

Meskipun kedua tim berjuang keras, hingga 120 menit pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Akhirnya, adu penalti menjadi penentu hasil pertandingan, dan keberuntungan berpihak pada Mali.

Di babak perempat final, Mali akan berhadapan dengan lawan yang cukup berat, yaitu juara Afcon 2021, Senegal. Pertandingan ini akan berlangsung di Tangier pada hari Jumat.

Pertarungan ini diharapkan akan menjadi laga yang menarik, mengingat kedua tim memiliki sejarah yang kuat dalam kompetisi ini. Mali tentunya ingin memanfaatkan momentum positif yang mereka peroleh dari pertandingan sebelumnya untuk melaju lebih jauh di turnamen ini.

Rekomendasi