Mohammad Ahsan dan Ziva Magnolya tampak bahagia setelah meraih kemenangan. Keduanya baru saja menjadi juara dalam kategori ganda campuran pada turnamen Olahraga Selebriti Indonesia (TOSI) 4.
Pertandingan berlangsung di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, pada Minggu, 9 November 2025. Dalam laga tersebut, Mohammad Ahsan dan Ziva Magnolya berhasil mengalahkan pasangan Raffi Ahmad dan Bellaetrix Manuputty dengan skor 2-1.
Mereka memulai dengan baik, meraih kemenangan di gim pertama dengan skor 21-18, meskipun kalah di gim kedua dengan skor 18-21. Namun, mereka bangkit kembali dan memenangkan gim penentuan dengan skor 11-6.
"Jujur, kalau aku bandingkan dari yang minggu lalu sama yang hari ini tuh lumayan beda. Vibe-nya lebih deg-degan, mungkin karena ini final, ya," ungkap Ziva mengenai pengalaman bermain di final.
"Terus, rasanya juga lebih tertekan. Dan apa ya, lebih deg-degan, kelihatan juga dari para penontonnya yang semakin riuh."
Kemenangan ini bukan hanya memberikan kebahagiaan bagi mereka, tetapi juga menunjukkan betapa kompetitifnya turnamen ini. Atmosfer yang lebih menegangkan di final jelas dirasakan oleh para pemain dan penonton, menjadikan momen tersebut sangat berkesan.
Advertisement
Ziva mengakui mengalami kesulitan dalam menghadapi pola permainan lawan yang sulit diprediksi. Namun, berkat komunikasi yang kuat dengan Ahsan, mereka berdua berhasil menyesuaikan strategi pada momen-momen penting.
"Mungkin dari penempatan bolanya tuh, aku merasa lebih sulit buat ngambil bolanya. Karena enggak ketebak," ungkap Ziva.
"Tapi bisa dibilang puas ikut main hari ini. Lumayan, sih. Lumayan banget, terbayarkan lah, ya."
Dalam pertandingan tersebut, Ziva menyadari adaptasi terhadap permainan lawan sangat penting. Kerja sama dengan Ahsan memberikan mereka keunggulan yang signifikan, terutama saat menghadapi situasi yang menegangkan.
"Mungkin dari penempatan bolanya tuh, aku merasa lebih sulit buat ngambil bolanya. Karena enggak ketebak," tutur Ziva.
"Tapi bisa dibilang puas ikut main hari ini. Lumayan, sih. Lumayan banget, terbayarkan lah, ya," tambahnya dengan semangat.
Advertisement
Ahsan mengungkapkan kemenangan yang diraih kali ini tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga mencerminkan kemampuan tim untuk beradaptasi setelah sekian lama tidak bertanding.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa pengalaman tetap memegang peranan penting, terutama dalam situasi tekanan seperti laga final.
"Ya, senang banget sih, bisa menang. Mungkin di awal-awal juga aku sempat merasa agak canggung, karena sudah lama enggak ikut pertandingan. Jadi memang rasanya masih enggak enak, tapi semoga nanti bisa bangkit lagi. Itu yang paling penting," ungkap Ahsan.
"Aku rasa pemain-pemain dunia juga begitu, kok. Awal-awal pasti canggung juga. Tapi yang penting gimana caranya kita bisa bangkit. Dan alhamdulillah, bisa menang," imbuhnya.
Advertisement
Ziva menyatakan bahwa kekompakan antara dirinya dan Ahsan terbentuk secara alami meskipun waktu latihan mereka terbatas. Kerja sama ini membuat mereka tampil lebih percaya diri dan berhasil menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan yang memuaskan.
"Kayak waktu itu sempat latihan dulu, karena sudah lama enggak latihan. Minggu lalu, pas kita langsung main di lapangan, ternyata lumayan cepat juga dapetin chemistry-nya. Jadi selama seminggu kemarin aku enggak latihan sendiri lagi," ucap Ziva.
"Buat teman-teman yang sudah dukung dan yang tadi nonton langsung di sana, terima kasih banyak atas dukungannya. Ini buat kalian, ya," tuturnya.